5 Efek Samping Kebanyakan Minum Kopi Bagi Kesehatan

0
41
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta, Nawacita – Kopi banyak manfaat untuk kesehatan. Tetapi tak bayak orang tahu jika minum kopi secara berlebihan, bisa sebabkan efek samping kesehatan.

Banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari meminum secangkir kopi di pagi hari. Mulai dari membuat mata melek, berenergi, membantu membakar lemak, hingga meningkatkan fungsi otak.

Namun sama seperti makanan dan minuman lainnya. Apapun yang dikonsumsi secara berlebihan tidak baik untuk tubuh. Salah satu penelitian terbaru menjelaskan tentang bahayanya kebiasaan ngopi berlebihan.

Bisa memberi efek buruk pada kesehatan. Mulai dari insomnia, rasa cemas berlebih sampai gastroesophageal reflux (GERD) atau asam lambung.

Dilansir dari berbagai sumber berikut efek samping dan anjuran ngopi sehat agar tidak berlebihan.

1. Kebiasaan Ngopi Berlebih

Ngopi di pagi hari memang tidak berbahaya. Namun menurut penelitian terbaru yang diterbitkan JAMA, mereka menemukan bahwa kebiasaan ngopi lebih dari dua cangkir sehari ini bisa menimbulkan efek samping.

Apalagi bagi orang yang memiliki kebiasaan untuk meminum kopi beriringan dengan minuman lainnya. Seperti minum kopi, teh dan soda dalam hari yang sama. Efeknya memang tidak timbul langsung, tapi bisa meningkatkan risiko terkena asam lambung dan heartburn.

Heartburn sendiri merupakan kondisi pada tubuh di mana munculnya sensasi perih dan panas di dada. Heartburn sendiri muncul setelah asam lambung naik dari lambung menuju esofagus (kerongkongan).

2. Risiko Terserang GERD

Gastroesophageal reflux atau GERD, merupakan penyakit asam lambung yang bisa menyerang siapa saja. Salah satu gejala yang paling umum adalah sensasi heartburn atau rasa terbakar di dada dan sekitar ulu hati.

Bahkan dalam beberapa kondisi tertentu, penderita GERD akan kesulitan menelan makanan hingga mengalami batuk dan sesak napas.

Menurut penelitian dari JAMA Intern Med, peneliti di sana menjelaskan bahwa konsumsi kopi secara berlebihan bisa meningkatkan risiko terserang GERD.

3. Kafein dan Anjuran Ngopi

“Kopi masih memiliki risiko potensial untuk kesehatan, kebanyakan karena kandungan kafeinnya yang tinggi. Sebagai contoh, kafein bisa menyebabkan tingginya tekanan darah,” ungkap ahli kesehatan Donald Hensrud M.D dari Amerika.

Menurut situs Biycycling, dalam satu cangkir kopi saja (250 ml) rata-rata bisa mengandung 75 mg kafein

Untuk hubungan konsumsi kopi dan GERD. Semuanya masih berkaitan dengan kafein yang dapat melemahkan katup (valve) di kerongkongan (esofagus). Hal ini mencegah refluks asam dari bagian lambung.

“Bagi penggemar berat kopi sebaiknya mulai mengubah kebiasaan ini. Salah satunya dengan membatasi asupan kopi, tak lebih dari dua cangkir dalam sehari. Berlaku juga untuk teh dan soda,” Raaj S. Mehta, MD, selaku salah satu peneliti di jurnal ini.

4. Sebabkan Kolesterol Tinggi

Bagi orang-orang yang cenderung memiliki kadar kolesterol tinggi, asupan kopi seharusnya dibatasi. Menurut situs The Healthy, kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol

Kopi mengandung cafestol dan kahweol, sejenis minyak yang meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Jadi banyak para ahli yang menyarankan bahwa kopi yang tidak disaring, bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat.

Sebaliknya, kopi yang sudah disaring relatif lebih aman. Beberapa ahli bahkan menganjurkan kopi instan yang berkualitas, hingga espresso bagi penggemar kopi yang punya masalah dengan kolesterol.

5. Kebiasaan yang Diubah

“Dulu banyak penelitian tentang efek samping kopi, tapi banyak juga penelitian terbaru yang justru menemukan manfaat kopi ini. Kopi bisa menurunkan risiko terserang jantung, diabetes sampai stroke,” lanjut Donald.

Tapi tentunya kandungan kafein yang tinggi pada kopi membuat orang-orang harus lebih berhati-hati.

dtk

LEAVE A REPLY