KPI Diminta Tegur Artis di TV yang Pakai Face Shield Tanpa Masker, Ini Kata Anji

0
623
kpi komisi penyiaran indonesia
Jakarta,Nawacita –

Media sosial sempat diramaikan oleh kritikan masyarakat untuk pelaku hiburan di televisi. Di tengah gencarnya imbauan mematuhi protokol kesehatan COVID-19, para pelaku hiburan kebanyakan hanya mengenakan face shield tanpa memakai masker.

Eks juru bicara penanganan corona, Achmad Yurianto, sebelumnya memastikan penggunaan face shield tanpa masker tidak efektif. Sebab, partikel virus corona tetap berisiko menulari satu sama lain.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memastikan virus corona bisa bertahan di udara lewat partikel mikrodroplet dari percikan seseorang.

Juru Bicara Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito, meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk tegas menegur pelaku hiburan yang tak taat protokol. Satgas COVID-19 telah berkoordinasi dengan KPI.

Anji lewat unggahan di akun Instagram miliknya, memberikan tanggapan mengenai artis yang bisa ditegur oleh KPI apabila mengenakan face shield tanpa masker saat tampil di TV.

“Saya sangat mengerti, kadang seorang artis merasa bingung menolak ketika diminta tim kreatif/manajemen TV. Atau merasa ya sudah lah, enggak apa-apa kok pakai face shield toh bisa sebagai aksesoris,” tulis Anji, Senin (11/1).

Anji mengatakan para artis yang tampil di televisi bisa memberikan penjelasan kepada pihak televisi lewat berita tentang satgas yang meminta KPI menegur artis yang tampil di televisi pakai face shield tanpa masker.

“Karena yang ditegur adalah artisnya. Bukan TV-nya, bukan programnya. Tapi artisnya,”tulis Anji.

Anji memberikan masukan kepada KPI dan satgas COVID-19. Menurut penyanyi berusia 42 tahun ini yang harus diberikan edukasi mengenai artis di televisi pakai face shield tanpa masker adalah pihak televisi.

“Banyak teman artis di TV yang karena diminta pihak TV demi hal-hal yang juga saya sebutkan. Tolong jika ada yang ditegur, tidak sampai pekerjaannya di-stop,” tulis Anji.

Anji juga memberikan tanggapan mengenai aturan penggunaan face shield. Sebaiknya, menurut dia, ada revisi terkait hal itu.

“Lalu di aturan, ada kalimat “MENGGUNAKAN MASKER DAN/ATAU PELINDUNG WAJAH” sebaiknya diubah, karena di situ pelindung wajah/face shield diperbolehkan. Jadi hal ini masih ambigu,” tulis Anji.

Di akhir unggahannya, Anji mengimbau artis yang tampil di televisi untuk mendiskusikan terlebih dahulu terkait penggunaan face shield dan masker.

“Oke, jadi sekarang jika tampil di TV bisa didiskusikan dengan baik dengan untuk tidak mengenakan face shield tanpa masker. Atau memang tidak pakai masker dengan edukasi bahwa semua di sana sudah aman secara kesehatan. Atau pakai masker, ketika nyanyi/bicara dicopot lalu digunakan lagi,” tulis Anji.

Dalam unggahannya yang lain, Anji mengungkapkan sempat berdiskusi dengan pihak manajemen televisi terkait artis yang tampil hanya mengenakan face shield tanpa masker

“Sebagai artis, saya akhirnya merasa bahwa penggunaan face shield itu bukan sebagai upaya mencegah COVID, tapi sebagai simbol protokol kesehatan dan juga adaptasi sebuah program TV di era pandemi,” tulis Anji.

Menurut Anji, yang perlu ditingkatkan adalah sosialisasi ke masyarakat bahwa semua orang yang ada di lokasi syuting sudah menjalankan protokol kesehatan.

“Juga edukasi penonton bahwa face shield tidak bisa menggantikan fungsi masker. Penggunaannya hanya sebagai aksesoris semata,” tulis Anji.

Kumparan

LEAVE A REPLY