Musibah Pesawat Sriwijaya, Presiden Perintahkan Maksimalkan Pencarian

0
183
Menhub, basarnas dan KNKT saat press conference tentang Pesawat Sriwijaya Air.

Nawacita | Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia memberikan keterangan resmi terkait kabar Pesawat Sriwijaya Air SJY182 Jakarta-Pontianak yang diduga jatuh di sekitar kepulauan Seribu DKI Jakarta. Presiden Joko Widodo pun memberikan arahan kepada seluruh pihak terkait.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kronologis hilangnya komunikasi dengan pesawat yang take off pada Pukul 14.37 WIB diijinkan naik di ketinggian 29 ribu kaki. Lalu pada pukul 14.40 WIB dari Jakarta terus melihat Sriwijaya berbelok ke arah 075º maka ditanya oleh AVC soal arah pesawat. Hingga dalam hitungan detik kemudian terjadi hilang kontak.  “Petugas langsung berkoordinasi dengan basarnas dan instansi terkait,” jelas Budi Karya Sumadi yang didampingi pimpinan Basarnas dan KNKT (Komite Nasional Kecelakaan Transportasi) saat Pers conference melalui aplikasi zoom, Sabtu (9/1/2021) malam.

Dijelaskan Menhub, pada pukul 17.30 WIB bapak presiden Joko Widodo memberikan arahan terkait peristiwa ini.  “Arahan Presiden pada kami untuk memaksimalkan pada usaha pencarian,” jelasnya lagi.

baca Juga : Sriwijaya Air Hilang, Basarnas dan TNI AL Terjunkan Tim ke Lokasi

Budi Karya juga memastikan sudah dikerahkan tim dari Basarnas sebanyak 4 kapal dan dari TNI AL mengirim 3 KRI. “Dimana kapal-kapal tersebut sudah di lokasi kejadian,” terangnya sembari mengungkapkan bahwa kondisi cuaca saat kejadian sedang dikoordinasikan oleh BMKG.

Budi Karya menyebut, Pesawat Sriwijaya Air terdapat total 54 penumpang dan 12 crew. “Kepada seluruh Masyarakat Mohon doa restu agar proses pencairan dan penyelamatan berjalan lancar,” pinta Budi Karya Sumadi sambil menyampaikan untuk informasi terkait bisa menghubungi Contact 021-80637817. bdo/zoom

LEAVE A REPLY