29 Desember Sejarah Dunia: Mongolia Merdeka Hingga Meninggalnya Wartawan Ersa Siregar

0
236
Patung raksasa Genghis Khan di Mongolia.
Patung raksasa Genghis Khan di Mongolia.

SOLO, Nawacita – Berbagai peristiwa penting dan bersejarah yang patut dikenang terjadi di berbagai penjuru dunia dari tahun ke tahun pada 29 Desember. Dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, berikut peristiwa penting yang kami rangkum dalam catatan peristiwa dunia hari ini, 29 Desember.

1503
Pasukan Spanyol berhasil mengalahkan pasukan Prancis dalam pertempuran di Gaeta, Italia. Prancis yang kalah kemudian meninggalkan wilayah Gaeta dan menyerahkan kekuasaannya di wilayah tersebut kepada Spanyol.

1508
Pasukan Portugal di bawah pimpinan Francisco de Almeida menyerang wilayah Khambhat, Gujarat, India. Serangan itu memicu pertempuran di Dabul atau kini Dabhol, India dengan pasukan Kesultanan Bijapur. Pertempuran itu berhasil dimenangi pasukan Portugal yang mengerahkan 19 kapal dan sekitar 1.900 tentaranya.

1812
Pertempuran antara kapal USS Constitution milik Amerika Serikat (AS) dan kapal HMS Java milik Inggris meletus di perairan dekat Brasil. Salah satu pertempuran di masa Perang Tahun 1812 itu berlangsung sekitar tiga jam dan berhasil dimenangi pasukan AS. Kapal HMS Java milik Inggris lantas disita dan awak kapalnya ditangkap.

1911
Mongolia secara resmi mendeklarasikan kemerdekaannya dari Dinasti Qing. Sebelumnya, wilayah Mongolia telah dikuasai Dinasti Qing sejak 1635. Di hari yang sama, Bogd Khan ditetapkan sebagai pemimpin di Mongolia.

Baca Juga: 23 Desember Sejarah Dunia: Pertempuran Magdhaba Hingga Uni Soviet Duduki Ibu Kota Afganistan

1937
Perjanjian yang mengakui kemerdekaan Republik Irlandia ditandatangani oleh pemimpin Irlandia Selatan dan pemerintah Inggris. Pada 29 Desember 1937, pemimpin Irlandia Selatan dan Pemerintah Inggris Raya resmi menandatangani perjanjian terkait pengakuan kemerdekaan Irlandia. Namun dengan alasan tengah berlangsungnya Perang Dunia II, Inggris tidak melakukan isi perjanjian tersebut. Hingga akhirnya setelah Perang Dunia II, Irlandia resmi mengumumkan kemerdekaan dari Inggris pada 1949 dan mengubah namanya menjadi Republik Irlandia.

1940
Pasukan Angkatan Udara Jerman untuk kali kedua mulai membombardir Kota London, Inggris. Serangan itu berlangsung selama dua hari dan menyebabkan kebakaran besar. Sedikitnya 160 orang yang kebanyakan warga sipil tewas akibat serangan tersebut.

Baca Juga: 25 November Sejarah Dunia: Gempa dan Tsunami di Pulau Sumatra Hingga Hari Guru Nasional

1975
Sebuah bom meledak di Bandara LaGuardia, New York City dan menewaskan 11 orang. Bandara La Guardia di Kota New York, Amerika Serikat, menjadi sasaran serangan bom pada 29 Desember 1975. Peristiwa ini menewaskan 11 orang dan melukai 74 lainnya. Sampai sekarang pelaku serangan bom tersebut belum diketahui.

1997
Sebanyak 1,25 juta ayam di Hong Kong dibunuh. Tindakan yang dianjurkan pemerintah setempat itu dilakukan demi mencegah penyebaran flu burung yang mematikan.

2003
Meninggalnya Wartawan Ersa Siregar, Sory Ersa Siregar adalah seorang wartawan yang bekerja untuk stasiun televisi RCTI. Ia meninggal dunia ketika sedang meliput konflik Aceh, yakni tertembak dalam kontak senjata antara pasukan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Desa Alue Matang Aton, Kabupaten Aceh Timur.

Pada 1 Juli 2003, Ersa dan juru kamera Ferry Santoro dilaporkan hilang di Kuala Langsa, Aceh Timur. Kemudian pada 5 Juli, mobil yang digunakan Ersa dan kawan-kawannya ditemukan di Langsa, Aceh Timur, yang dikenal sebagai basis GAM. Hingga akhirnya, jenazah Ersa ditemukan dalam baku tembak di Kuala Maniham, Simpang Ulim, Aceh Timur, pada 29 Desember 2003. Berbeda dengan Ersa, kamerawan Ferry Santoro berhasil menyelamatkan diri dari GAM.

2004
BI Edarkan Uang Kertas Pecahan Rp20.000 dan Rp100.000, Pada 29 Desember 2004, Bank Indonesia (BI) resmi mengedarkan uang kertas pecahan Rp20.000 dan Rp100.000 tahun emisi 2004. Bentuk fisik dari uang kertas Rp20.000 menampilkan sosok Oto Iskandar Di Nata di bagian depan, sedangkan bagian belakang bergambar pemetik teh. Hijau menjadi warna dominan dalam uang kertas ini. Selanjutnya, bentuk fisik dari uang pecahan Rp100.000 memiliki warna dominan merah dengan bagian depan gambar Soekarno-Hatta.

2013
Serangan bom bunuh diri mendera stasiun di Volgograd, Rusia menewaskan 18 orang. Sehari kemudian, serangan yang sama terjadi di dalam bus di wilayah yang sama dan menewaskan 16 orang. Kelompok Shariat Jamaat dan Emirat Kaukasus dituding sebagai otak di balik serangan tersebut.

soknws.

LEAVE A REPLY