Ironclad Kumbang Terkuat di Dunia, Tahan Dilindas Mobil

0
258
The Diabolical Ironclad Beetle.
The Diabolical Ironclad Beetle.

JAKARTA, Nawacita The diabolical ironclad beetle dinobatkan sebagai salah satu makhluk paling tangguh yang ada di bumi. Cangkang pelindung serangga yang satu ini dapat menahan kekuatan yang umumnya dapat menghancurkan sebagian besar makhluk hidup lainnya.

Pada 2015 ahli entomologi memberi tahu Jesus Rivera bahwa kumbang yang ditemukan terutama di pantai barat Amerika Utara memiliki kekuatan super yang membuatnya mampu bertahan hidup saat dilindas mobil. Tentunya ini adalah hal yang sangat sulit dipercaya.

Mereka pun mulai melakukan eksperimen dengan meletakkan kumbang hitam di atas tanah di tempat parkir. Mereka meminta seorang teman melindasnya dengan Toyota Camry sebanyak dua kali. Serangga itu berpura-pura mati setelahnya, tetapi saat dia menusuknya, Rivera menyadari bahwa serangga itu masih hidup.

Baca Juga: Daftar Hewan Paling Berbisa di Dunia

Ilmuwan serangga ternyata benar, kumbang ini dapat dengan mudah bertahan saat dilindas mobil. Rivera akhirnya menghabiskan karir doktoralnya untuk mempelajari kekuatan super kumbang untuk mencari tahu apa yang membuatnya begitu kuat.

Sekadar informasi the diabolical ironclad beetle tidak lebih besar dari sebutir beras, tetapi exoskeleton pelindungnya memungkinkannya menahan gaya 39.000 kali berat tubuhnya. Kekuatan tersebut setara dengan orang seberat 150 pon atau 68 kilo yang bertahan di bawah berat sekitar 25 ekor paus biru.

Berat seperti itu, tidak hanya akan membunuh tetapi juga akan membuat hampir semua makhluk lain mati. Berbeda dengan gastropoda kaki bersisik, yang cangkangnya sebenarnya mengandung zat besi dan mineral keras lainnya, cangkang pelindung diabolical ironclad beetle hanya mengandung komponen organik.

Baca Juga: Hewan Berikut Ini Gunakan Duri sebagai Proteksi Diri

Mempelajari cangkang alami ini, mereka menemukan bahwa itu dibentuk dengan protein yang meningkatkan daya tahannya, dan dirancang dengan sangat cerdik. Eksokeleton kumbang tersebut telah berevolusi dari sepasang sayap depan yang sekarang sudah tidak berfungsi.

Sayap itu membentang di punggung serangga dan menempel pada struktur terpisah yang melindungi perutnya. Di bawah bagian luar yang keras ini terdapat penyangga yang lapang dan menginspirasi para peneliti untuk membandingkan kumbang dengan telur yang sangat tahan lama.

“Anda dapat mengompres cangkang tanpa kuning telur, atau organnya, menjadi remuk,” kata Dr. Jesus Rivera, melansir dari Oddity Central, Senin (26/10/2020). Analisis cangkang kumbang tersebut mengungkapkan serangkaian lapisan konsentris. Jadi meskipun beberapa lapisan akhirnya pecah di bawah tekanan tingkat tinggi namun, tubuh kumbang tersebut tidak mengalami kerusakan yang berarti.

Sampai saat ini, tidak ada bahan yang mampu meniru cangkang pelindung kumbang tersebut. Tetapi data yang baru-baru ini diterbitkan dalam studi diharapkan dapat menginspirasi bahan baru dan inovatif yang bisa meniru struktur dan desain alami pelindung kumbang tersebut.

oknws.

LEAVE A REPLY