Ferrari Putuskan Tidak Akan Buat Mobil Listrik

0
203
Ferrari Monza SP1 dan Ferrari Monza SP2.
Ferrari Monza SP1 dan Ferrari Monza SP2.

MARANELLO, Nawacita – Ferrari tidak akan pernah membuat mobil listrik. Walau pun banyak desas-desus yang mengatakan perusahaan mobil berbasis di Maranello, Italia akan membuat mobil listrik, tapi orang nomor satu di Ferrari, Louis Camilleri mengatakan sebaliknya. Mereka tidak akan pernah membuat mobil listrik. “Tidak akan, selama saya disini 50 persen saja membuat mobil listrik tidak akan terjadi,” ucap Louis Camilleri.

CEO Ferrari itu mengatakan membuat mobil listrik akan membuat Ferrari keluar dari konsep awal mereka yakni memproduksi mobil yang super mewah. “Memang membuat mobil listrik akan menghemat biaya untuk jangka waktu panjang, hanya saja mobil listrik tidak akan pernah jadi mobil yang extravaganza,” ucapnya.

Baca Juga: Ferrari Segera Luncurkan Supercar Plug-in Hybrid Pertama

Louis Camilleri melanjutkan Ferrari tidak akan merasa tertinggal karena tidak membuat mobil listrik. Pasalnya mereka masih sangat yakin mampu mendapatkan keuntungan dari bidang bisnis lain. “Kami akan mencoba meraih peningkatan dari bisnis yang lain termasuk Formula 1,” terang Louis Camilleri.
Baca Juga: Mobil Listrik Porsche Bakal Dirilis Segera

Pria yang menjabat sebagai orang nomor satu pada 2018 itu bahkan sangat percaya diri karena memang berhasil membawa Ferrari keuntungan besar bahkan di era pandemi. Dilaporkan NY Post, Ferrari mengalami pendapatan sebesar 330 juta Euro atau setara Rp5,5 triliun selama kuarter ketiga.

Keberhasilan ini membuat Ferrari percaya diri mampu menutup tahun dengan pendapatan sebesar 1,125 miliar Euro atau setara Rp18,8 triliun. Louis Camilleri mengatakan peningkatan pendapatan mereka didorong oleh larisnya penjualan Ferrari Monza SP1 dan Ferrari Monza SP2. “Kami optimistis karena Ferrari SF90 Stradale dan Ferrari Roma akan mulai kita kuarter keempat tahun ini,” ucap Louis Camilleri.

sdnws.

LEAVE A REPLY