Amerika Kecewa Terpilihnya China dan Rusia sebagai Anggota Dewan HAM PBB

0
187
Amerika Kecewa Terpilihnya China dan Rusia sebagai Anggota Dewan HAM PBB.
Amerika Kecewa Terpilihnya China dan Rusia sebagai Anggota Dewan HAM PBB.

WASHINGTON, Nawacita – Amerika Serikat (AS) mengaku sangat kecewa dengan terpilihnya China, Kuba, dan Rusia sebagai anggota Dewan HAM PBB. Washington mengatakan, ketiga negara tersebut memiliki catatan HAM yang sangat buruk.

Rusia, China, Kuba, dan 12 negara lainnya, terpilih menjadi anggota baru Dewan HAM PBB setelah mendapatkan suara mayoritas dalam pemungutan suara di Majelis Umum PBB. “AS sangat kecewa dengan terpilihnya China, Rusia dan Kuba untuk duduk di Dewan Hak Asasi Manusia PBB,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Morgan Ortagus dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya.

“Terpilihnya beberapa pelanggar HAM terburuk di dunia untuk posisi ini membuat misi Dewan HAM menjadi lelucon,” sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (14/10/2020).

Baca Juga: Pentagon: China Tak Bisa Tandingi Amerika Meski Kapal Militernya Lebih Banyak

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan bahwa terpilihnya ketiga negara tersebut menunjukkan keputusan Washington untuk mundur dari Dewan HAM PBB sudah sangat tepat.

AS mundur dari Dewan HAM PBB tahun 2018 lalu karena menilai badai tersebut bias terhadap Israel dan mendesak negara-negara anggota PBB lainnya untuk segera mengambil tindakan untuk mereformasi badan yang berbasis di Jenewa tersebut.
Baca Juga: Kapal Perang Amerika Masuk Laut China, Beijing Sebut Tindakan Provokasi

“Sayangnya, seruan itu tidak dihiraukan dan hari ini Majelis Umum PBB sekali lagi memilih negara-negara dengan catatan HAM yang menjijikkan, termasuk China, Rusia, dan Kuba. Venezuela terpilih pada 2019. Pemungutan suara terbaru ini hanya semakin memvalidasi keputusan AS untuk mundur (dari Dewan HAM),” ujarnya.

Sebelumnya diwartakan, Kuba dan Rusia sukses mendapatkan tempat di Dewan HAM PBB setelah tidak adanya penantang yang cukup kuat di kelompok regional masing-masing.

Sedangkan China menghadapi persaingan yang ketat di kawasan Asia-Pasifik di mana enam negara bersaing untuk mendapatkan lima tempat. China mengamankan tempat terakhir setelah Arab Saudi gagal melewati ambang batas suara yang dibutuhkan.

sdnws.

LEAVE A REPLY