Luhut Gandeng Australia Ingin Garap Industri Hijau

0
152
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan.

JAKARTA, Nawacita – Pemerintah Indonesia kian serius dalam menggarap industri hijau. Salah satunya, menggandeng Australia dalam mengurangi pencemaran plastik di Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan kerja sama ini semakin memperkuat hubungan Indonesia dengan Australia.

Sebagai informasi, Indonesia melakukan penandatanganan Akta Kesepakatan Industri Hijau dan Letter of Intent (LoI) untuk Mengurangi Pencemaran Plastik Secara Dramatis di Perairan Indonesia yang disaksikan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Alaistar Cox.

“Penandatanganan kedua perjanjian ini secara kuat mengungkapkan hubungan dekat dan strategis antara Indonesia dan Australia dan menunjukkan kedekatan masyarakat kedua negara kita. Saya yakin upaya kita hari ini akan memperkuat fondasi kemitraan untuk membangun masa depan yang lebih cerah bersama,” kata Luhut di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Baca Juga: Menko Luhut: 8.000 Tenaga Kerja Asing Bekerja di Morowali

Menurutnya, sebagai dua negara dengan potensi mineral dan energi terbarukan yang cukup besar, Indonesia dan Australia dapat berkolaborasi dan menjadi pemain kunci energi terbarukan dan industri hijau di kancah global.
Baca Juga: Luhut ke Bank Dunia, Indonesia Siapkan Rp720 T untuk Tangani Covid-19

“Kolaborasi sangat penting dalam waktu yang penuh tantangan ini di mana Covid 19 mendatangkan malapetaka bagi kesehatan dan ekonomi global,” jelasnya.

Dia menegaskan ini memperkuat kebijakan Presiden Joko Widodo untuk menyatukan langkah-langkah pemulihan ekonomi sebagai bahan utama dalam memerangi pandemi.
“Ini memperkuat kebijakan Presiden Joko Widodo untuk menyatukan langkah-langkah pemulihan ekonomi sebagai bahan utama dalam memerangi pandemi,” jelasnya.

sdnws.

LEAVE A REPLY