Sejarah Hari dan Puasa Asyura 10 Muharram

0
270
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA, NawacitaUMAT Islam di seluruh dunia baru saja melalui tahun baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriah. Momen pergantian tahun dalam kalender Islam itu bertepatan dengan Rabu 19 Agustus 2020 Masehi.

Banyak amalan yang bisa dilakukan pada bulan Muharram. Pasalnya, Muharram termasuk dari empat bulan haram atau suci. Muharram juga disebut sebagai Syahrullah atau bulan Allah Subhanahu wa ta’ala.

“Banyak juga amalan istimewa yang bisa dilakukan, seperti Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram,” kata Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin kepada wartawan belum lama ini.

Lalu apa itu Puasa Asyura?

Asyura adalah hari ke-10 pada bulan Muharram. Hari tersebut sangat populer di kalangan umat Islam. Di mana waktu itu merupakan hari berkabung karena kesyahidan Husain bin Ali, cucu dari Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa salam, yang wafat saat pertempuran Karbala tahun 61 Hijriah (680 Masehi).

Rasulullah Shalallahu alaihi wa salam bersabda:

صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ صُومُوا قَبْلَهُ يَوْماً أَوْ بَعْدَهُ يَوْماً

“Lakukanlah Puasa Asyura, dan jangan sama dengan Yahudi. Karena itu, lakukanlah puasa sehari sebelumnya dan sehari setelahnya.” (HR Ahmad nomor 2191 dan Baihaqi dalam Al-Kubro nomor 8189)

Baca Juga: Jadwal Puasa Sunnah Bulan Agustus 2020 dan Lafaz Niatnya

Namun menurut tradisi Sunni, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam berpuasa pada hari tersebut selama dua hari, karena dengan tujuan untuk menyelisihi umat Yahudi dan Nasrani.

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Serta Keutamannya

Selain mengikuti sunah Rasul, jika melaksanakan Puasa Asyura, kaum Muslimin juga akan mendapatkan keberkahannya.

Adapun ayat Alquran yang menerangkan tentang disunahkan berpuasa di hari asyura, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya 4 bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang 4 itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS At-Taubah: 36)

Wallahu a’lam bishawab.

Berikut 15 peristiwa penting para nabi yang terjadi pada 10 Muharram:

1. Diciptakannya Nabi Adam alaihi salam (as) di Surga

2. Diterimanya taubat Nabi Adam as

3. Naik dan sejajarnya perahu Nabi Nuh as dengan Bukit Zuhdi setelah banjir besar.

4. Terbelahnya laut merah untuk Nabi Musa as setelah dikejar Fir’aun

5. Tenggelamnya Fir’aun di dasar laut merah saat mengejar Nabi Musa

6. Dikeluarkannya Nabi Yunus as dari perut ikan paus

7. Dikeluarkannya Nabi Yusuf as dari sumur setelah diceburkan saudara-saudaranya

8. Diterimanya taubat umat Nabi Yunus as

9. Dilahirkannya Nabi Ibrahim as

10. Selamatnya Nabi Ibrahim AS dari api yang membakarnya oleh Raja Namrud

11. Dilahirkannya Nabi Isa as

12. Diangkatnya Nabi Isa as ke langit

13. Dikembalikannya penglihatan Nabi Ya’qub as.

14. Dihilangkannya mudarat yang mendera Nabi Ayyub as

15. Diampuninya Nabi Daud as

oknws.

LEAVE A REPLY