Insiden MotoGP Austria, Rossi Akui Susah Konsentrasi Lagi

0
167
Motor Zarco dan Morbidelli yang terbang melayang di lintasan balapan nyaris mengenai Rossi secara berturut-turut.
Motor Zarco dan Morbidelli yang terbang melayang di lintasan balapan nyaris mengenai Rossi secara berturut-turut.

SPIELBERG, Nawacita – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengalami trauma besar usai nyaris tertimpa motor di ajang MotoGP Austria 2020. Insiden tersebut membuat Rossi susah berkonsentrasi lagi, terutama dalam balapan restart pasca-kecelakaan yang melibatkan Johann Zarco dan Franco Morbidelli di lap kedelapan.

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu 16 Agustus 2020 malam WIB, para pembalap merasa terkejut dengan insiden yang menimpa Zarco dan Morbidelli. Bahkan kecelakaan tersebut membuat race director mengeluarkan red flag untuk menghentikan balapan secara sementara.

Para pembalap pun akhirnya harus kembali ke paddock untuk mempersiapkan dalam balapan ulang. Namun, ketika para pembalap kembali ke paddock, ada hal yang menarik perhatian yakni ekspresi seorang Rossi.Pembalap berjuluk The Doctor itu pun menunjukkan ekspresi yang seolah-olah tidak percaya dengan insiden horor yang terjadi antara Zarco dan Morbidelli. Sebab, pada kecelakaan tersebut, Rossi pun nyaris menjadi korban.

Baca Juga: Hasil MotoGP Austria 2020: Penuh Drama, Dovizioso Juara

Bahkan jika Rossi benar-benar ikut menjadi korban, VR46 akan mendapatkan dampak buruk yang luar biasa. Betapa tidak, Rossi nyaris tertimpa dua motor akibat kecelakaan yang dialami Zarco dan Morbidelli.

Motor Zarco dan Morbidelli yang terbang melayang di lintasan balapan nyaris mengenai Rossi secara berturut-turut. Meski pada akhirnya, Rossi bisa menghindar dan selamat, tetapi pembalap berusia 41 tahun itu mengaku merasa sangat trauma dan ketakutan.

Baca Juga: Nyawa Marquez Terselamatkan Berkat Teknologi ini

Akibat insiden tersebut, Rossi pun mengaku sempat menolak untuk balapan. Pasalnya insiden tersebut membuat ia panik dan sulit untuk berkonsentrasi lagi. Tetapi, pada satu sisi Rossi juga tidak ingin menyerah begitu saja dan pasrah dengan keadaan.

Akhirnya dengan tekad dan semangat yang kuat, Rossi kembali mencoba balapan. Tak sia-sia, pembalap berpaspor Italia itu pun berhasil mendapatkan hasil positif dengan finis di urutan kelima.

“Itu saat yang sulit. Tidak mudah mencoba berkonsentrasi lagi, tetapi saya tidak punya pilihan. Saya tidak ingin pergi begitu saja dan pulang,” ungkap Rossi, mengutip dari GP One, Selasa (18/8/2020).

“Saya hanya mencoba untuk tidak memikirkannya, tetapi itu tidak mudah untuk dilakukan bahkan dalam kondisi saat ini,” pungkasnya.

oknws.

LEAVE A REPLY