New Normal, Pemprov Jatim Incar Wisatawan Domestik

0
207
Museum Angkut Batu Malang.
Museum Angkut Batu Malang.

Surabaya, Nawacita – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, selama pandemi Covid-19, terjadi penurunan drastis kunjungan wisatawan ke Jatim.

Pada Juni 2019, jumlah wisatawan mancanegara ke Jatim tercatat 17.047, pada bulan yang sama 2020, menjadi nol kunjungan.

Sementara pergerakan jumlah wisatawan domestik, hingga Juni 2020 diketahui menurun hingga 79 persen jika dibandingkan Juni 2019 lalu. Pada Juni 2019 lalu, jumlah wisawatan domestik mencapai 44,4 juta orang, sedangkan Juni 2020 melorot hingga 9,4 juta.

Dikatakan, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang sangat terdampak akibat pandemi ini. Tidak cuma tempat wisatanya saja, tapi juga instrumen pendukung lain seperti hotel, tempat oleh-oleh, pelaku UMKM, transportasi wisata.

Jawa Timur saat ini dalam masa transisi menuju normal baru. Beberapa destinasi wisata sudah mulai beroperasi meski jumlah pengunjung dibatasi 10 – 20 persen dari kapasitas maksimum.

Objek wisata yang kembali beroperasi, lanjut dia, diwajibkan menerapkan protokol kesehatan atau tata cara pencegahan virus corona (Covid-19). Pemprov Jatim terus berupaya meyakinkan publik bahwa penanganan virus corona ini dilakukan dengan baik.

“Kami berharap kuartal ketiga 2020 pandemi ini bisa teratasi seluruhnya sehingga promosi wisata bisa kembali dilakukan dan angka kunjungan wisata bisa meningkat,” kata Khofifah di Surabaya, Minggu (19/7/2020).

Ia menambahkan, Pemprov Jatim tidak mematok target tertentu terhadap angka kunjungan wisata. Dalam menghadapi new normal, yang diincar adalah wisatawan domestik.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah pemulihan ekonomi masyarakat dengan protokol kesehatan yang harus dijaga. Objek wisata yang menyatakan siap adalah Kabupaten Banyuwangi, Kota Batu, Kabupaten Pacitan, dan Blitar.

brt1

LEAVE A REPLY