Irjen Napoleon Bonaparte Dicopot Lantaran Kasus Djoko Tjandra

0
493
Irjen Napoleon Bonaparte Dicopot Lantaran Kasus Djoko Tjandra.
Irjen Napoleon Bonaparte Dicopot Lantaran Kasus Djoko Tjandra.

JAKARTA, Nawacita – Satu lagi Jenderal polisi dicopot dari jabatannya gegara permasalahan keluar-masuknya buronan kelas kakap, Djoko Tjandra. Satu jenderal yang dicopot dari jabatannya itu yakni, Irjen Napoleon Bonaparte.

Irjen Napoleon Bonaparte dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri. Pencopotan jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri dengan nomor ST/2076/VII/KEP/2020 yang dikeluarkan Jumat (17/7/2020).

Dalam surat tersebut tertulis Irjen Napoleon Bonaparte dicopot dari jabatannya dan dimutasi menjadi Analisis Kebijakan Utama Itwasum Polri. Surat telegram tersebut diteken langsung oleh AsSDM Kapolri Irjen Pol Sutrisno Yudi.

Baca Juga: Tak Terima Pipinya Dicium Oknum Kades, Mahasiswi Lapor Polisi

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono membenarkan adanya pencopotan jabatan Irjen Napoleon Bonaparte sebagai Kadivhubinter Polri. Kata Awi, Irjen Napoleon dimutasi karena melanggar kode etik.

Baca Juga: Heboh RUU HIP, Rieke Diah Pitaloka Dicopot

“Pelanggaran kode etik maka di mutasi. Ya betul. Iya kelalaian dalam pengawasan staf,” kata Awi saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2020). Sebelumnya, Polri telah lebih dulu mencopot Brigjen Prasetyo Utomo dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) PPNS Bareskrim Polri. Hal ini diduga terkait hebohnya penerbitan surat jalan buron Djoko Tjandra.

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri pun sedang memeriksa pihak-pihak yang berurusan terkait dengan red notice buron kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Sugiarto Tjandra.

oknws.

LEAVE A REPLY