Kampanye Gemarikan di Kota Langsa, KKP Ajak Masyarakat Jadi Agen Perubahan untuk Tingkatkan Konsumsi Ikan

0
399

Direktur Pemasaran Kementerian Kelautan dan Perikanan RI sedang memberikan bantuan secara simbolis kepada masyarakat Kota Langsa”

Langsa, Nawacita – Upaya peningkatan konsumsi ikan melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) tidak akan berhasil tanpa bantuan semua pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat. Dalam sambutan tertulis pad Media Nawacita, Dirjen PDSPKP Nilanto Perbowo yang disampaikan oleh Direktur Pemasaran mengajak seluruh masyarakat Kota Langsa untuk dapat berperan aktif dalam menyukseskan program Gemarikan dan menjadi agen perubahan dengan mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi ikan, serta berperan dalam usaha perikanan mulai dari budidaya, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Hadir dalam acara ini, Muhammad Rizal, Sebagai koordinator Tenaga Ahli mewakili Anggota Komisi IV DPR RI Muslim S.H.I, MM, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Langsa yang di wakili oleh Kabid Budidaya Perikanan Kota Langsa, Bapak Syahyuzar AKA Ketua DPC Partai Demokrat Kota Langsa dan Muhammad Mizlan Nuzuly Tenaga Ahli DPR RI.

Kegiatan Safari Gemarikan kali ini berlokasi rumah Aspirasi Partai Demokrat Jl. TM Bahrum, Kota Langsa ( 27/06/2020 ) untuk membantu menurunkan angka stunting di daerah Kota Langsa dan sekitarnya. Berdasarkan data Susenas tahun 2018, Angka Konsumsi Ikan (AKI) Kota Langsa mencapai 55,72 kg/kapita, lebih rendah dari capaian Provinsi Aceh sebesar 57,19 kg/kapita dan masih di atas capaian AKI Nasional (50,69 kg/kapita). Hal ini menjadi salah satu faktor tingginya prevalensi stunting di Provinsi Aceh (37,3%) yang masih di atas prevalensi Nasional (30,8%).

Direktur Pemasaran KKP RI, Koordinator Staf Ahli Anggota DPR-RI, Ketua DPC Partai Demokrat Langsa, Dinas Perikanan Provinsi Aceh, Dinas Perikanan Langsa.

Sebagai negara maritim dan negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki 17.504 pulau dan luas perairan laut 6,4 juta km2 atau sekitar 70% total luas wilayah Indonesia. Melihat potensi laut yang dimiliki Indonesia termasuk di Kota Langsa namun belum diimbangi dengan budaya konsumsi ikan oleh masyarakat, maka kampanye ini akan terus digalakkan. Apalagi Kota Langsa berada diwilayah pesisir, maka sangat potensial untuk meningkat konsumsi ikannya.

Masih kurangnya konsumsi ikan utamanya di kalangan anak-anak alasannya karena bentuknya yang aneh, teksturnya yang tidak menarik, atau merasa terganggu karena ikan banyak durinya. Untuk itu disetiap kampanye Gemarikan, bingkisan yang dibagikan berisi aneka olahan berbahan baku ikan. Seperti pada paket Gemarikan yang berjumlah 500 paket, masing-masing berisi kumamah ikan kering, kerupuk ikan, ikan tuna kaleng, ikan kayu, dan abon tuna yang diambil dari UKM setempat. Selain itu dibagikan juga materi promosi berupa flyer informasi Gemarikan agar dapat menjadi inspirasi dan meningkatkan motivasi masyarakat untuk mengkonsumsi ikan. Untuk mencegah penyebaran covid-19, dibagikan juga 2.500 masker kepada penerima paket bantuan tersebut.
Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, kegiatan penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada 10 orang penerima. Selanjutnya paket bantuan akan didistribusikan ke beberapa kecamatan di Kota Langsa antara lain kec. Langsa Lama, kec. Langsa Kota, kec. Langsa timur, kec. Langsa barat, kec. Langsa baro dan daerah lainnya.
Dengan kampanye Gemarikan yang terus gencar dilakukan, selain dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan, juga dapat menggairahkan sektor perikanan baik nelayan, pembudidaya, pengolah dan pemasar ikan, Kata direktur pemasaran.

Reporter : Arista Galih

LEAVE A REPLY