HANI 2020, Berikut Alasan Narkoba Haram meski Tak Ada di Zaman Nabi

0
304
Ilustrasi.
Ilustrasi.

SURABAYA, NawacitaHari Antinarkoba Internasional (HANI) yang diperingati setiap 26 Juni jadi perhatian publik lantaran mengingatkan akan bahaya obat-obatan terlarang. Islam tegas melarang umatnya menyalahgunakan narkotika.

“Dalam Islam narkotika dan obat-obatan terlarang, seperti ganja, heroin atau lainnya disebut dengan istilah mukhaddirat,” ujar Sekretaris Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, Ustadz Faozan Amar saat dihubungi wartawan, Jumat (26/6/2020).

Ustadz Faozan mengatakan, hukum menggunakan narkoba dalam Islam jelas haram. Hal ini juga telah disepakati oleh semua ulama, bahwa narkotika dapat membahayakan kesehatan, terlebih akan merusak akal bagi penggunanya.

Baca Juga: Sains Dalam Al Quran, Jahe Merupakan Campuran Minuman Surga

“Hukum mengkonsumsi benda-benda ini, apa pun bentuknya telah disepakati keharamannya oleh para ulama. Tak ada satupun ulama yang menyelisihkan keharaman mukhaddirat tersebut,” tuturnya.

Baca Juga: Wow!! Pelukis Cantik Ini Menulis Ulang Alquran dengan Emas di Atas Kain Sutra

Lebih lanjut, para ulama mengqiyaskan hukum mukhaddirat pada hukum khamar. Mereka berdalil dengan hadits yang dikemukakan Umar bin Khattab radhiyallahu anhu yaitu: “Khamar adalah segala sesuatu yang menutup akal,” (HR. Bukhari-Muslim).

“Jadi, narkotika masuk dalam cakupan definisi khamar seperti yang disebutkan Umar bin Khattab RA,” kata Ustadz Fauzan. Terkait haramnya menggunakan narkoba yang dapat merusak diri, baik jiwa maupun raga juga tertulis di dalam Alquran. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ

Artinya: “Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk,” (QS. Al A’raf: 157).

oknws.

LEAVE A REPLY