Jokowi: Jangan Lupakan Antisipasi Karhutla di Tengah Pandemi

0
166
Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

JAKARTA, Nawacita – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajarannya untuk tidak melupakan kerja antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski, sekarang tengah disibukkan dalam menghadapi pandemi virus corona.

“Di tengah kesibukan kita dalam menghadapi pandemi ini, jangan lupakan kita memiliki sebuah pekerjaan besar dalam rangka antisipasi kebakaran lahan dan hutan,” katanya dalam rapat terbatas “Antisipasi Karhutla” di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Melalui rapat ini, Kepala Negara mengingatkan agar pekerjaan besar tersebut tidak dilupakan. Apalagi berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah daerah akan memasuki musim kemarau.

Baca Juga: Bertemu Purnawirawan TNI-Polri, Jokowi Bertukar Pandangan soal Pancasila dan Masalah Kebangsaan

“Dari BMKG saya mendapat laporan bahwa 17% wilayah kita mengawali musim kemarau di bulan April, 17% di April dan 38% memasuki musim kemarau di bulan Mei, 27% masuk awal musim kemarau di bulan Juni, dan kemarau di sebagian besar daerah zona ini akan terjadi di bulan Agustus,” terang Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengingatkan bahwa jajarannya masih memiliki waktu sekitar satu bulan untuk mempersiapkan pencegahan dan penanganan karhutla. Ia juga ingin manajemen lapangan mengenai terkoordinasi dan terkonsolidasi.

“Kita masih memiliki persiapan satu bulan untuk mengingatkan ini meskipun seingat saya Januari atau Februari kita sudah membahas sebuah rapat besar di sini. Untuk itu saya ingatkan kembali pertama mengenai manajemen lapangan yang harus terkonsolidasi dan terkoordinasi dengan baik di area rawan hotspot,” katanya.

Baca Juga: Jokowi: Langkah Penanganan Covid-19 Harus Cepat, Tepat, dan Akuntabel

Jokowi juga ingin update informasi mengenai karhutla dapat terus dilakukan. Monitoring dan pengawasan harus memanfaatkan teknologi dashboard sehingga semuanya bisa terlihat secara rinci dan detail.

“Update informasi ini sangat penting sekali, manfaatkan teknologi untuk peningkatan monitoring dan pengawasan dengan sistem dashboard, saya lihat di Riau, Polda Riau saya kira sangat bagus memberikan sebuah contoh dan saya melihat langsung dashboard itu bisa menggambarkan situasi di lapangan secara rinci dan detail,” tukasnya.

“Saya kira kalau seluruh wilayah yang rawan kebakaran ini bisa dibuat seperti itu saya kira pengawasan akan lebih mudah,” pungkasnya.

oknws.

LEAVE A REPLY