Pemprov Jatim Tanggapi Soal Wacana Surabaya Raya Akan PSBB Lagi

0
350
Pemprov Jatim Tanggapi Soal Wacana Surabaya Raya Akan PSBB Lagi.
Pemprov Jatim Tanggapi Soal Wacana Surabaya Raya Akan PSBB Lagi.

SURABAYA, Nawacita Kasus COVID-19 di Jawa Timur terus bertambah khususnya di Surabaya Raya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo). Hingga saat ini ada 5.907 kasus positif COVID-19 di Surabaya Raya.

Benarkah Surabaya Raya akan menerapkan PSBB lagi? Koordinator PSBB Jawa Timur Heru Tjahjono mengatakan, usulan PSBB ada di masing-masing pemkot/pemkab. Pemprov tidak memiliki wewenang untuk mengajukan PSBB.

“PSBB, sekali lagi yang menentukan PSBB bukan pemerintah provinsi. Atas usulan kabupaten/kota,” kata Heru di Surabaya, Kamis (18/6/2020). Terkait adanya kabar Gubernur Jatim mengajukan PSBB kembali untuk Surabaya Raya, Heru membantahnya. Ia kembali menegaskan bahwa PSBB merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

Baca Juga: Dewan Berharap PSBB Diperpanjang

“Itu kewenangan yang punya wilayah. Sesuai Permenkes, gubernur hanya memediasi, pemkot/pemkab lah yang mengajukan,” lanjut Heru. Pria yang juga menjabat Sekdaprov Jatim menyampaikan, meski PSBB tidak diterapkan, saat ini setiap wilayah di Jatim telah membangun kampung tangguh.

Baca Juga: Tahukah? Apa Itu PSBB Transisi

“Ada beberapa desain sesuai koordinasi gubernur, kapolda, pangdam yakni kampung tangguh. Itu diproteksi untuk sejak hulunya, agar masyarakat terlindungi. Saat ini pembangunan kampung tangguh digencarkan, agar bisa menekan penyebaran COVID-19,” tambahnya.

Data hingga hari ini, ada 5.907 kasus positif COVID-19 di Surabaya Raya. Termasuk 1.652 pasien yang sudah sembuh dan 465 pasien yang meninggal dunia. Jadi tinggal 3.790 kasus positif COVID-19 di Surabaya Raya.

dtknws.

LEAVE A REPLY