Dewan Berharap PSBB Diperpanjang

0
215

Surabaya, Nawacita- Keputusan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditentukan pada hari ini. Sampai hari ini, Surabaya sudah melakukan PSBB sampai tahap III.

Sebelumnya, Walikota Surabaya Tri Rismaharini meminta PSBB tidak diperpanjang. Namun permintaan ini berbeda dengan dengan pandangan salah satu pimpinan DPRD Surabaya.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, A. Hermas Thony mengatakan agar walikota mempertimbangkan kembali usulannya.

“Maksud saya jangan ansih karena pertimbangan ingin melaksanakan roda ekonomi. Karena keselamatan masyarakat menjadi hal yang utama,” ujar Thony di kantor DPRD Kota Surabaya, Jl. Yos Sudarso, Senin 8 Juni 2020 siang.

Menurutnya bila pandemi ini tidak bisa dikendalikan. Lalu memilih perputaran roda ekonomi, maka kesehatan dan keselamatan masyrakat menjadi taruhannya.

Oleh sebab itu, Thony meminta walikota mulai menerapkan skema untuk bisa menerapkan keduanya. Yakni keselamatan kesehatan dan ekonomi.

“Artinya, masyarakat itu dihadapkan pada kondisi pandemi Covid. Tetapi kegiatan bisa diatur dengan cara yang aman. Lebih baik begitu,” pintanya.

Sebabnya itu, Politisi Gerindra ini tidak menginginkan hal seperti itu tidak terjadi. Karena ketika layanan kesehatan sudah tidak bisa menampung pasien yang melebihi kapasitas, maka jiwa mereka terancam.

Selain itu, masih banyaknya temuan masyarakat yang tidak mematuhi anjuran PSBB. Thony menganggap kejadian semacam itu menjadi tugas semua pihak. Termasuk melalui aturan Walikota yang diperketat untuk mengendalikan masyarakat agar mematuhi PSBB.

“Karena tidak ada regulasi yang ketat untuk hal itu. Ketika masyarakat tidak melakukan sebuah tata cara protokoler Covid yang ketat. Mestinya harus ada tindakan yang konkrit,” paparnya.

Menurut Thony, hal itu sama saja menjadi suatu ancaman bagi keselamatan jiwa masyarakat. Di luar hal itu, dirinya merasa bersyukur apabila sudah banyak pasien yang diperbolehkan pulang oleh Pemkot karena dinyatakan sembuh.

(and)

LEAVE A REPLY