Peringati Harkitnas dan Perjuangan Reformasi, PDIP Surabaya Ajak Lawan Covid-19

0
213

Surabaya, Nawacita– Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) diperingati setiap tanggal 20 Mei 2020. Tidak luput juga PDI-P Surabaya ikut serta memperingati hari yang penting bagi sejarah bangsa ini.

Kali ini, partai berlambang banteng tersebut mengajak warga Surabaya untuk merefleksikan bangkit bersama-sama melawan Covid-19. Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am wakil ketua DPC Surabaya mengajak ikut serta segenap warga Surabaya untuk melindungi diri dari Covid-19.

”Spirit Reformasi adalah kesatupaduan seluruh elemen gerakan rakyat ketika itu dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Maka dari itu, saya mengajak kepada seluruh warga kota Surabaya untuk kembali melawan Pandemi Covid-19 di Surabaya ini dengan ikut serta menjaga diri sendiri,” ujarnya kemarin 20 Mei 2020.

Laki-laki yang juga menjabat sebagai sekretaris Fraksi PDI-P itu mengingatkan agar seluruh warga kota Surabaya untuk Flash back sebentar. Yakni berkaitan sejarah bahwa seluruh sendi kehidupan yang dibangun pasca Reformasi dulunya juga terpukul. Termasuk aspek-aspek kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, spirit Gerakan Reformasi harus kembali digelorakan dalam menghadapi pandemi Covid-19 di kota Surabaya.

Ia melanjutkan, pada masa sekarang hampir seluruh elemen bangsa harus kembali bersatu. Dalam rangka menyingkirkan berbagai latar primordial dan golongan seperti yang dilakukan kelompok penggerak Reformasi terdahulu, untuk bergotong royong melewati pandemi kali ini.

”Indonesia berutang budi kepada Angkatan 98 yang telah menggerakkan Reformasi, dan akhirnya menghasilkan perubahan terus-menerus terhadap tatanan kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Akuntabilitas, transparansi, trust atau kepercayaan publik, dan partisipasi publik menjadi ciri-ciri yang menandai tatanan pasca Reformasi 1998,” lanjutnya.

Sementara itu Agatha Retnosari, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya juga menambahkan, sampai saat ini jiwa aktivis harus terus melekat di seluruh elemen masyarakat. Melalui refleksi perjalanan Reformasi 1998. Seperti halnya politisi hingga pejabat penting ditingkat eksekutif yang kini telah ikut mewarnai panggung-panggung publik dengan idealisme dan gagasan yang strategis.

”Dari perjalanan selama ini, saya belajar bahwa yang dulu menjadi aktivis yang kental dengan idealisme dan gagasan yang menyala-nyala ikut terbawa dalam kehidupan politik praktis,” ujarnya.

Wakil Bendahara DPC PDIP Surabaya Hadrean Renanda juga mengingatkan, jika 22 tahun pasca Reformasi memang masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah bagi bangsa ini.

Mantan aktivis GMNI itu juga mengatakan, refleksi Harkitnas sebaiknya menjadi obor bagi bangsa ini. Yakni semangat yang selalu menggelora. Terutama untuk segenap dokter dan perawat yang saat ini sedang berjuang di garda terdepan peperangan dengan Covid-19 di kota Surabaya ini.

”Memang, upaya membangun bangsa ini adalah sebuah proses yang terus-menerus. Tidak ada mandeknya. Oleh karena itu, semangat Gerakan Reformasi harus terus hadir mengiringi perjalanan Indonesia,” pungkasnya.

(and)

LEAVE A REPLY