Wakil Ketua DPRD Sayangkan Laporan CSR Kurang Lengkap

0
294

Surabaya, Nawacita- Laporan Corporate Social Responcibility (CSR) Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) telah diterima pimpinan DPRD Surabaya. Sayangnya laporan tersebut masih dianggap kurang lengkap oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya.

A. Hermas Thony selaku wakil ketua DPRD Surabaya mengatakan laporan CSR yang berisikan rincian bantuan jaring pengaman sosial (JPS) dianggap kurang lengkap. Pasalnya hal tersebut tidak disertakan sumber bantuan yang diberikan swasta untuk warga Surabaya.

“Kita tidak bermaksud untuk tidak percaya bukan. Kita nggak suudhon cuma curiga saja,” ucapnya di gedung DPRD pada Jumat 1 Mei 2020.

Lanjutnya, Ia menyayangkan kurang lengkapnya komponen laporan tersebut. Sebab pada laporan tersebut tidak berisikan sumber pemberian bantuan.

“Disini tidak disebutkan juga sumber bantuan dari mana. Nah ini kita tidak tau, dari masyarakat atau swasta,” lanjutnya.

Politisi partai Gerindra tersebut mengatakan seharusnya masyarakat boleh mengetahui asal bantuan dari CSR. Sehingga bisa tumbuh empati masyarakat kepada pihak-pihak yang telah membantu.

“Paling tidak masyarakat kan tahu. Sehingga ada empati dari masyarakat,” terangnya.

Thony berharap agar bantuan-bantuan ini tidak disalahgunakan. Apalagi dipolitisasi untuk keperluan tertentu. Mengingat Surabaya masih mengalami lonjakan pasien konfirmasi yang cukup besar.

“Semoga ini tidak menjadi kepentingan politik melainkam murni untuk covid,” pungkasnya.

(and)

LEAVE A REPLY