Seminggu Pasca Pembatasan Peziarah, Pedagang Pasar Ampel Sambat Sepi

0
328

“Suasana pasar Ampel yang sepi pengunjung -foto andre”

Surabaya, Nawacita (stay safe) – Semenjak dilarangnya aktifitas di makam Sunan Ampel akibat Corona, kini pedagang pasar Ampel mulai mengeluh sepi pembeli. Biasanya di akhir minggu seperti ini, pedagang dapat menjual banyak dagangannya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Budiono, salah satu pegawai toko busana muslim di pasar Ampel. Ia mengatakan dagangannya pada hari ini (29/3) belum laku sama sekali.

“Hari ini belum laku sama sekali. Ziaroh biasanya rame. Ini sepi. Biasanya weekend seperti ini rame,” ujarnya saat ditemui di pasar Ampel.

Budiono mengatakan, sejak makam Ampel dibatasi aktifitasnya, pasar Ampel menjadi sangat sepi. Bahkan menurutnya pengunjung pasar bisa dihitung dengan jari.

“Biasnaya Jumat, Sabtu dan Minggu rame. Biasanya jam satu siang seperti ini ramai. Apalagi selepas Jumatan,” ujarnya.

Lanjutnya Ia mengatakan, walaupun sepi tapi masih bisa mendapat penghasilan 200 ribu sampai 300 ribu rupiah perharinya. Namun seminggu ini pernah Ia tidak menjual sama sekali.

“Seminggu ini lebih parah sepinya. Biasanya bisa dapat 200 ribu sampai 300 ribu perhari itupun kalau sepi di hari biasa sebelum ada virus,” terangnya.

Sepinya pasar juga diakui oleh Baidowi selaku juru Makam Sunan Ampel. Menurutnya dampak dilarangnya peziarah Ampel juga akan mempengaruhi ekonomi pedagang sekitar.

“Ya sepinya ini karena sejak ada maklumat dari Polisi. Maka bagi kita ini bagian dari program nasional. Jadi kita harus mengikutilah, menghargai,” katanya saat ditemui di Masjid Ampel pada Jumat (27/3).

Walaupun demikian menurut pantauan Nawacita, pengunjung makam Ampel masih ada. Walaupun tidak sebanyak pada hari-hari sebelum ada virus Corona.

(and)

LEAVE A REPLY