Dewan Minta Penggunaan BAC Di Bilik Sterilisasi Ditinjau Kembali

0
257

“Akmarawita Kadir selaku anggota komisi D DPRD Surabaya”

Surabaya, Nawacita (stay safe)– Pembuatan bilik sterilisasi belakangan ini menjadi buah perbincangan Dewan. Pasalnya obat yang disemprotkan di dalam bilik sterilisasi mengandung Benzalkonium Chloride (BAC).

Akmarawita Kadir selaku anggota komisi D DPRD Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar meninjau kembali penggunaan BAC. Sebab penggunaan BAC bisa menyebabkan iritasi pada jaringan mukosa.

“BAC memang bisa digunakan pada benda-benda mati, seperti kursi, gagang pintu, dinding rumah, dan kandang hewan. Tetapi bila disemprotkan pada manusia harus dipertimbangkan karena efeknya. Bahan ini bisa menyebabkan iritasi mukosa (saluran pernapasan, mata, luka),” Ujarnya melalui pesan tertulis pada Senin (30/3).

Pria yang juga berprofesi sebagai dokter ini mengatakan BAC juga bisa menimbulkan efek yang membahayakan. Seperti alergi, lecet bahkan sampai luka.

“Pada penelitian yang lain dapat merangsang peradangan pada usus, dan menyebabkan kanker usus besar pada penggunaan kadar yang rendah. Walaupun penelitian ini masih diujikan pada tikus, tetapi patut dipertimbangkan,” lanjutnya.

Selain itu, laki-laki yang akrab disapa Akmar ini menerangkan bahwa penggunaan bilik sterilisasi juga dianggap kurang tepat. Menurutnya orang yang telah keluar dari bilik, bisa dimungkinkan tetap tidak steril. Sebab boleh jadi lingkungan sekitaran bilik juga tidak steril.

“Kalu mau steril itu harus Zero kuman, jadi sifatnya mengurangi jumlah mikroorganisme patogen saja. Jadi sebaiknya mengganti dengan bahan lain yang sifatnya antiseptik dengan fungsi yang sama dan relatif lebih aman,” tandasnya.

Ia memberikan solusi berupa penggunaan sistem ozon. Sistem ozon ini bisa menjadi alternatif penggunaan bilik maupun pengganti BAC.

“Ada sistem OZON , ini relatif lebih aman, karena kandungannya adalah air dengan teknik ozonisasi ini juga bisa menjadi alternatif,” pungkasnya.

Sebelumnya pada tanggal 24 Maret lalu, Meita Irene Wowor Kepala Bidang Peternakan dan Penyuluhan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya mengatakan, kandungan Benzalkonium Chloride tersebut biasa digunakan dalam produk sehari-hari yang dipakai manusia.

Seperti yang dikutip dari suarasurabaya.net Irene menyebutkan BAC merupakan hal umum digunakan manusia.

“Bahan Benzalkonium Chloride ini umum digunakan sebagai bahan antiseptik dan disinfektan. Mulai obat tetes mata, sampo, dan hand sanitizer,” ujarnya.

(and)

LEAVE A REPLY