Jelang UNBK, 1.500 Unit Komputer Bantuan Belum Tiba

0
391
Jelang UNBK, 1.500 Unit Komputer Bantuan Belum Tiba.
Jelang UNBK, 1.500 Unit Komputer Bantuan Belum Tiba.

MAKASSAR, Nawacita – Pengadaan 1.500 unit komputer bantuan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel dipastikan terhambat tahun ini. Alasannya, karena distributor lambat melakukan pengiriman.

“Ada kurang lebih 1.500 bantuan komputer sampai saat ini belum tiba, karena dampak ini semua virus covid-19 itu. Rencana awalnya kita mau sebar ke sekolah, tapi sampai saat ini masih terkendala di Bea Cukai,” ungkap Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Sulsel, Sabri kepada wartawan.

Ia menuturkan, seharusnya ribuan komputer itu sudah selesai disebar sebelum pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) akhir Maret mendatang ke sejumlah sekolah di Sulsel. Namun dengan kondisi ini, sekolah khususnya jenjang SMA yang bakal melaksanakan UNBK terpaksa harus memberdayakan potensi yang ada. Dia tak menampik, untuk menutupi kekurangan komputer, sekolah terpaksa masih harus meminjam.

“Kalau dari segi fasilitas komputer saya melihat sekolah sudah siap dengan berbagai cara meminjam. Karena kita ini sebenarnya ada bantuan tapi sampai saat ini belum turun, karena terkait dengan Covid-19 itu,” paparnya.
Baca Juga: 3.265 Siswa UNBK SMK di Wilayah Sulsel Tidak Hadir

Bagi SMA yang dianggap belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri, diperkenankan untuk numpang di SMK. Langkah ini diperkenankan Disdik Sulsel. Apalagi UNBK tingkat SMK sudah rampung lebih dulu. “Kalau data sekolah untuk menumpang tidak terlalu banyak ji karena rata-rata sekolah sudah berupaya sendiri bagaimana caranya. Kadang dipinjam dari guru, kadang siswa yang rela meminjamkan komputernya,” tandas Sabri.

Sementara SMA yang masuk kategori remote area juga diharapkan bisa menggelar UNBK secara mandiri. Khususnya sekolah yang memiliki akses terjauh dan tertinggal, seperti sekolah di kepulauan.
Baca Juga: UNBK di Batam Terkendala Oleh Geografis

“Remote area kita juga sudah persiapkan sebenarnya. Tapi biasanya ada teknis kendala semisal SDM, teknisi. Tapi kita masih punya waktu dan masih berupaya mengadakan itu. Kita harap seperti SMA di pulau tak perlu lagi nyebrang ke kota untuk ujian. Cukup di sekolah sendiri,” paparnya.

Diketahui, sebanyak 93.217siswa jenjang SMA/MA di Sulsel tercatat akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) selama empat hari sejak tanggal 30 Maret hingga 2 April 2020. Total siswa terdiri dari 73.911 siswa tingkat SMA, dan sisanya 19.306 untuk jenjang MA.

Sebelumnya Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sulsel, Basri mengatakan, pihaknya mengalokasikan sekitar Rp14 miliar anggaran sebesar melalui APBD 2020 untuk pengadaan komputer. “Ini untuk kekurangan sekolah. Kita tambah 1000 lebih komputer. Nanti kita bagi ke sekolah-sekolah yang membutuhkan. Itu rata-rata didapat ada 10 (komputer), ada 15, sampai 20 unit per sekolah,” ujar Basri.

Meski pelaksanaan UNBK diwacanakan merupakan pelaksanaan terakhirnya tahun ini. Dia mengatakan pengadaan fasilitas komputer akan terus dilakukan secara bertahap.

Setidaknya, komputer itu bisa dijadikan media pembelajaran, meski tidak pagi dijadikan sarana ujian. “Untuk memenuhi semua sekolah, agak susah. Makanya kita harap ini bantuan komputer secara bertahap. Walaupun UNBK dikatakan tahun terakhirnya, tapi kan itu komputer jadi sarana pembelajaran,” jelasnya.

sdnws.

LEAVE A REPLY