Antisipasi Corona, DPRD Jatim Berharap Pemprov Jaga Kestabilan Ekonomi

0
203

Surabaya, Nawacita – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur meminta dan berharap agar pemerintah provinsi Jatim juga menjaga kestabilan ekonomi di Jatim saat merebaknya virus Covid 19 atau corona ini.

Anggota DPRD dari Fraksi PDI PErjuangan, Sri Untari Bisowarno mengatakan, antisipasi untuk langkah-langkah menjaga kestabilan ekonomi diantaranya adalah dengan menjaga stabilitasi harga kebutuhan bahan pokok. Seperti komoditi gula dan empon-empon yang sudah mulai naik tajam wajib dilakukan operasi pasar. “Kemudian, Bank Jatim sebagai BUMD milik provinsi segera ditugaskan untuk membackup stimulus kredit dengan mensubsidi bunga kredit untuk tanamanan pangan dan sembako,” pinta Sri Untari dalam keterangan tertulisnya ,Sabtu (14/3).

Selain itu, lanjut Untari, antar daerah perlu meningkatkan hubungan internal yang intensif terkait stok pangan dan sembako. Agar jangan sampai ada kekurangan di pasar sehingga menimbulkan kepanikan di tengah-tengah masyarakat. “Begitu juga Jamkrida (BUMD) wajib ikut serta mengembangkan skema urgent untuk penjaminan kredit pangan dengan skema gagal panen di backup menggunakan fiskal APBD,”pinta Sri Untari yang juga ketua Fraksi PDI Perjuangan Jatim ini.

Lalu tak kalah pentingnya, himbau Untari, pemprov Jatim perlu memberikan kewenangan atau penugasan dengan menstimulasi seluruh Koperasi dan UKM di Jawa Timur. Koperasi dan UKM sampai hari ini adalah salah satu kekuatan ekonomi ditengah kondisi ekonomi global yang sedang dilanda problem pasca menyebarnya wabah virus covid-19 alias Corona akhi-akhir ini. “Bahwa ini bukan bermaksud panik, tapi langkah antisipatif perlu dilakukan. karena mau tidak mau virus corona ini bisa saja datang ke Jawa Timur,” ingatnya.

Untuk bidang kesehatan, Pemprov Jatim diharapkan Gubernur segera memanggil kadinkes se-jatim dalm rakor bersama. Melibatkan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perhubungan agar , memjaga semua pintu masuk jatim agar ada detektor virus covid 19. “Harus ada kajian untuk melarang event pengumpulan massa, menyediakan hand sanitizer di semua terminal, bandara , pasar-pasar tradisional dan tempat umum serta juga kawasan industri,” jelasnya.

Untuk masyarakat seluruh Jawa Timur, Fraksi PDI-P mendorong melalui perkumpulan dasawisma agar menanam tanaman obat herbal yang cara penanamanya sangat mudah. “Pemerintah daerah harus segera melakukan sosialisasi pencegahan sampai dengan tingkat rukun tetangga atau dusun-dusun,” pungkas politisi asal Malang ini.

Dny

 

LEAVE A REPLY