Kementerian ESDM Dukung PT GeoDipa Kembangkan Energi Bersih

0
161
Kementerian ESDM Dukung PT GeoDipa Kembangkan Energi Bersih.
Kementerian ESDM Dukung PT GeoDipa Kembangkan Energi Bersih.

BANDUNG, Nawacita – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan dukungan kepada PT Geo Dipa Energi (Persero) dalam penyediaan dan pengembangan energi bersih yang ramah lingkungan sebagai sumber energi listrik.

Dukungan tersebut disampaikan Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM, Ida Nuryatin saat kunjungan ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Rabu, 11 Maret 2020. Menurut Ida, PLTP Patuha Unit I mampu berkontribusi dalam penyediaan energi bersih dan mengurangi emisi gas karbon monoksida (CO2) sebesar 377.000 ton per tahun.

Oleh karena itu, kata Ida, Kementerian ESDM mendukung penuh upaya pengembangan yang dilakukan oleh GeoDipa dalam pemanfaatan sumber energi panas bumi sebagai sumber energi baru terbarukan yang bersih dan ramah lingkungan.
Baca Juga: Kementerian ESDM Punya 5 Program Nasional di 2020

Diketahui, PLTP Patuha Unit I memiliki kapasitas terpasang sebesar 55 megawatt (MW) yang telah beroperasi secara komersial sejak tahun 2014. PLTP Patuha Unit I juga membantu keandalan sistem transmisi Jawa-Bali dengan memberikan tambahan suplai listrik sebesar 441 Gwh/tahun yang mampu melistriki lebih dari 60.000 rumah.
Baca Juga: Menteri ESDM Minta Pertamina Tingkatkan Kegiatan Eksplorasi

GeoDipa juga sedang melakukan pengembangan proyek PLTP Patuha Unit II yang ditargetkan mulai beroperasi 2023 mendatang. Kehadiran PLTP Patuha Unit II akan mendukung program pemerintah dalam penyediaan energi listrik yang bersumber dari energi baru terbarukan.

Sementara itu, Direktur Umum dan SDM GeoDipa, Aulijati Wachjudiningsih mengatakan bahwa pengopearsian PLTP tidak menghasilkan emisi karbon yang akan merusak lingkungan.  Namun demikian, dalam melakukan pemanfaatan energi panas bumi, GeoDipa tetap berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan lingkungan dan ekosistem secara baik.

Dalam kunjungan tersebut, Ida juga meresmikan fasilitas tempat penampungan sampah (TPS) modern yang mengadopsi sistem 3R, yaitu reuse, reduce, dan recycle. Pembangunan TPS tersebut merupakan bukti nyata komitmen GeoDipa dalam melakukan pengelolaan terhadap lingkungan dan pengendalian pencemaran lingkungan.

sdnws.

LEAVE A REPLY