Aturan Zero ODOL Baru akan Berlaku Januari 2023

0
183

Jakarta, Nawacita – Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa pihak pemerintah bakal resmi menerapkan aturan Over Dimesion Overload (ODOL) untuk truk pengangkut barang pada Januari 2023 yang akan datang.

Aturan ini sebelumnya direncanakan berlaku pada 2019, diundur ke tahun 2022, lalu kembali molor hingga 2023. Agus menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan pemerintah menunda pemberlakuan aturan tersebut.

“Memang yang saya sampaikan tadi, bahwa tekanan ekonomi global masih sangat berat, yang tentu berdampak pada tekanan terhadap industri manufaktur di luar otomotif,” kata Agus di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Dia pun menekankan, regulasi itu tidak akan ditunda lagi, sehingga pelaku industri diharapkan melakukan persiapan. Sebab dari sisi safety, praktik ODOL memang sangat berbahaya bagi seluruh pengguna jalan. Tak sedikit kecelakaan yang terjadi karena praktik nakal tersebut.

“Sektor-sektor industri lain tentu harus siap, tidak ada lagi alasan untuk menunda kebijakan ODOL. Kami harap seluruh pihak untuk lebih sabar, ini juga salah satu pertimbangan kami untuk memperpanjang berlakunya ODOL, itu akan berlaku pada 1 Januari 2023,” ujar Agus.

Ditempat yang sama, Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan menilai pemerintah tebang pilih dalam menegakkan aturan ODOL. Pasalnya, ada tujuh komoditas yang diangkut truk dikecualikan dalam penerapan kebijakan zero ODOL.

Ketujuh komoditas yang mendapatkan toleransi tersebut yakni semen, baja, kaca lembaran, beton ringan, air minum dalam kemasan, pulp dan/atau kertas, serta keramik. Adapun untuk truk over dimensi, pemerintah bakal melakukan penegakan hukum.

“Kami tidak mau kalau penerapannya ini belang-belang. Di situ harus ada keadilan, karena nanti anggota saya sebelah sini longgar tapi sebelah sana enggak. Adanya toleransi ini membuat persaingan usaha jadi tak sehat,” kata Gemilang.

RSA

LEAVE A REPLY