Biadab!! Puluhan Siswa SMP Dipaksa Makan Kotoran Manusia di NTT

0
215
Puluhan Siswa SMP Dipaksa Makan Kotoran Manusia di NTT.
Puluhan Siswa SMP Dipaksa Makan Kotoran Manusia di NTT.

MAUMERE, Nawacita – Dunia pendidikan kembali tercoreng, pasca terkuaknya kasus 77 siswa SMP Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjadi korban dari kakak kelas yang menyuruh yuniornya memakan kotoran manusia, Rabu (19/2) lalu.

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian ini bermula dari adanya kotoran manusia yang ditemukan di salah satu lemari kosong milik para siswa di asrama. Kakak kelas yang mengetahui hal ini langsung memanggil semua siswa kelas 7 guna mencari tahu pelaku.

Karena tidak ada yang mengaku, kedua kakak kelas yang marah itu langsung mengambil kotoran manusia itu menggunakan sendok, kemudian menyuruh ke 77 siswa SMP untuk memakan kotoran tersebut.

Baca Juga: Viral, Kejutan Ultah Berujung Maut di Underpass Kulur

Kejadian ini diketahui oleh salah satu orang tua murid, usai mendapat laporan dari anaknya yang berhasil kabur dari sekolah dan menyampaikan hal ini pada orang tuanya. Tak terima dengan tindakan para seniornya yang di luar batas ini, para orang tua pun langsung meminta pertanggungjawaban pihak sekolah pada Selasa (25/2).

Atas kejadian ini, Tinus, salah satu siswa SMP yang menjadi korban seniornya, menyatakan, sampai saat ini dirinya masih trauma dan takut pasca kejadian yang dialaminya. Bahkan, dia pun meminta agar orang tuanya menjemput pulang. Dia mengaku tidak ingin lagi belajar di sekolah tersebut. “Saya sangat kecewa atas perlakuan kakak senior yang semena-mena menyuruh sesuatu di luar kewajaran,” kata Tinus, Rabu (26/2/2020).
Baca Juga: Heboh, Ramalan Film Kartun The Simpsons yang Jadi Nyata

Sementara, salah satu orang tua murid SMP, Yosefina, juga mengungkapkan kekecewaannya kepada sekolah, terutama kepada para senior anaknya. Dia kecewa kenapa anaknya disuruh makan kotoran manusia yang menjijikan. “Saya sangat kecewa dengan kejadian ini. Saya berencana akan membawa pulang anak saya,” kata Yosefina.

Para orang tua kecewa, anak-anak mereka diperlakukan secara tidak manusiawi. Mereka juga menyesalkan adanya aksi di luar prikemanusiaan tersebut. Mereka juga meminta agar dua orang pelaku dihukum setimpal dengan perbuatan yang dilakukan dan di keluarkan dari sekolah tersebut.

“Mereka di paksa makan kotoran manusia, apabila tidak mau makan senior akan pukul. Aksi senior kepada adik kelas ini barangkali sering terjadi di seminari,” terangnya.

sdnws.

LEAVE A REPLY