Daftar Kuliner Ekstrem dari Berbagai Negara

0
249
Shirako (Cairan sperma ikan/Jepang).
Shirako (Cairan sperma ikan/Jepang).

SURABAYA, NawacitaKETIKA mengunjungi negara-negara di dunia, Anda akan menemukan perbedaan dalam banyak hal seperti suasana, budaya, bahasa dan makanan. Khusus soal makanan, setiap negara memiliki keunikannya masing-masing dalam menu kulinernya. Salah satunya adalah menu kuliner ekstrem yang sebelumnya tidak pernah terlintas dalam pikiran. Berikut sejumlah kuliner tak biasa berbagai negara.

1. Balut (Embrio bebek rebus/Filipina)

Balut merupakan embrio bebek yang direbus. Membayangkan proses pembuatan makanan khas Filipina ini, tentu membuat Anda semakin tak ingin memakannya. Tetapi, tentu warga asli negara tersebut melihat jenis kuliner ini sangat gurih. Biasanya telur bebek akan dierami selama kurang lebih 14 hingga 21 hari sampai muncul janin bebek.

Jika sudah mencapai waktu yang telah ditentukan, bisa direbus hingga menjadi matang dan bisa disantap secara langsung dari cangkangnya. Memang terlihat menjijikan, tetapi faktanya masyarakat Filipina sangat menyukai makan Balut tersebut.

2. Boshintang (Sup daging anjing/Korea Selatan)

Boshintang adalah jenis makanan sup khas Korea dengan berbahan dasar daging anjing. Orang Korea Selatan percaya bahwa Bosintang adalah makanan yang dapat menyehatkan tubuh. Sup ini dipercaya dapat meningkatkan stamina, menguatkan lima organ vital, menyehatkan sistem pencernaan, serta menghangatkan pinggang dan lutut.

Daging anjing yang digunakan dalam sup ini adalah anjing yang memang khusus dipelihara untuk dikonsumsi bukan anjing peliharaan yang selama ini kita tahu. Bahkan, untuk menyantap hidangan ini ada waktu khusus yaitu pada Hari Anjing di bulan ke-6 kalender Korea.
Baca Juga: Kuliner Inilah yang Banyak Dipesan via Go-Food

3. Muktuk (Sup kulit ikan paus/Greenland)

Muktuk adalah makanan tradisional asal Greenland. Ia merupakan kulit ikan paus. Orang-orang Eskimo biasa memakannya dalam kondisi mentah. Atau, beberapa juga memotongnya dalam bentuk dadu, dilapisi tepung roti, digoreng, dan disajikan dengan saus.

Muktuk punya rasa unik. Ada yang bilang rasanya seperti kelapa segar, tapi ada juga yang bilang jika muktuk seperti telur goreng. Apapun rasanya, yang pasti muktuk mengandung banyak nutrisi untuk kesehatan tubuh. Menukil National Geographic, muktuk mengandung vitamin C, D, dan berbagai nutrisi lain yang mampu meningkatkan energi dan metabolisme tubuh.

4. Shirako (Cairan sperma ikan/Jepang)

Shirako adalah kantung yang berisi cairan sperma ikan. Biasanya, kantungnya diambil dari ikan cod, salmon, dan ikan puffer. Sperma ikan kod atau Shirako sangat disukai oleh orang Jepang. Shirako bertekstur creamy seperti custard. Orang Jepang biasa menikmatinya dengan cara dikukus dan digoreng.

5. Fugu (Ikan buntal/Jepang)

Tak banyak makanan yang menjadikan nyawa Anda sebagai taruhannya. Salah satu hidangan paling terkenal di Jepang adalah fugu atau ikan buntal. Ikan ini dapat berakibat fatal jika bagian racunnya tidak dibersihkan secara benar. Sejak tahun 2000, lebih dari 20 orang tewas di Jepang setelah mengkonsumsi ikan ini.

6. Gaeng Kai Mot Daeng (Sup telur semut/Laos)

Salah satu negara di Asia Tenggara yakni Laos terkenal dengan kuliner ekstrem sup telur semut putihnya. Sup yang sering disebut sebagai Gaeng Kai Mot Daeng ini jelas tidak biasa. Di dalamnya terdapat kombinasi antara telur semut yang berisi embrio semut putih, ditambah setumpuk bayi-bayi semut yang menyumbangkan rasa asam pada sup ini.

7. Huitlacoche (Jamur jagung/Meksiko)

Ini adalah jamur yang menempel pada jagung. Bentuknya seperti gumpalan “daging” berwarna abu-abu keputihan yang menempel di permukaan jagung. Di dunia kuliner, huitlacoche telah lama menjadi makanan favorit orang-orang Meksiko. Mengutip Food Republic, huitlacoche telah menjadi makanan penting selama berabad-abad. Sebagaimana diketahui, jagung adalah makanan pokok orang-orang Suku Aztec. Mereka biasanya menggunakan jamur jagung untuk bahan semurnya.
Baca Juga: Destinasi Wisata dan Kuliner Dengan Konsep Kamp Militer

8. A-Ping (Tarantula goreng/Kamboja)

A-Ping adalah makanan dari binatang tarantula yang digoreng khusus dan di impor dari Ibu Kota Kamboja, Phnom Penh. A-Ping menjadi sangat populer di Kamboja tahun 1960-an.Saat itu pasukan Khmer Merah yang masuk ke Kamboja menjadi penyebab berkurangnya bahan pangan nasional secara drastis. Untuk bertahan hidup, penduduk Kamboja harus kreatif dan pilihan jatuh pada tarantula malang yang biasanya ditakuti manusia untuk jadi masakan.

9. Hakarl (Daging ikan hiu busuk/Islandia)

Hakarl adalah makanan khas dari Eslandia. Makanan ini merupakan hidangan wajib dalam Thorrablt, festival pertengahan musim dingin Eslandia yang berawal dari abad 19. Makanan ini terbuat dari daging ikan hiu Greenland dan baunya sangat busuk.

Untuk membuat hakarl, daging hiu dikubur dalam timbunan batu kerikil untuk menghilangkan semua cairan, difermentasi, lantas dipotong-potong, dan digantung agar benar-benar kering. Proses pengolahan ini berlangsung selama berbulan-bulan. Jika sudah jadi, hakarl akan berbau seperti ikan busuk dan amonia. Biasanya untuk memudahkan memakan hakarl disediakan pula minuman khusus.

10. Pidan (Telur mentah diawetkan/China)

Pidan atau biasa disebut “telur satu abad”. Pidan adalah telur yang diawetkan selama minimal dua bulan dan maksimal lima bulan. Telur pidan bisa dibuat dari telur ayam maupun telur bebek. Telur mentah asli ini dicuci bersih dan disikat hingga kulit telurnya benar-benar bersih, lalu dibungkus dengan campuran bahan pidan.

Bahan untuk membungkus telur ini terbuat dari abu, garam, tanah liat, kapur kalsium oksida, dan sekam padi (kulit ari gabah). Telur yang sudah dibungkus campuran abu tadi lalu disimpan dalam sebuah wadah tertutup selama dua hingga lima bulan. Setelah disimpan, telur bisa direbus lalu disajikan.

sdnws.

LEAVE A REPLY