Insentif Sektor Pariwisata Respon Wabah Corona Ditetapkan Secepatnya

0
147

Jakarta, Nawacita  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio mengatakan pemberian stimulus atau insentif bagi sektor pariwisata Indonesia, untuk merespon dampak wabah virus corona, akan ditetapkan secepatnya.

Wishnutama menjelaskan, pihaknya berupaya untuk mengambil kebijakan yang komprehensif yang melibatkan kementerian/lembaga (K/L) lain yang terkait dan tidak parsial. Besaran perhitungan diskon juga masih belum ditetapkan antara 25-30 persen ke sejumlah destinasi.

“Minggu ini kita tetapkan. Pemberian insentif ini ke seluruh industri pariwisata, tidak hanya maskapai saja. Kami akan koordinasi dengan kementerian terkait, agar diskon yang diberikan akan efektif,” kata Wishnutama dalam siaran pers Kemenparekraf, Selasa (18/2/2020).

Dia pun katanya akan mengimbau kepada K/L lain, agar bisa menggelar rapat-rapat dan sebagainya di destinasi wisata. Pemberian insentif juga berlaku bagi maskapai penerbangan, karena itu maskapai didorong segera mengisi kekosongan slot penerbangan di sejumlah bandara.

“Itu juga salah satu yang kita lakukan. Misalnya memberikan diskon harga ‘landing fee’ yang lebih murah. Atau harga ‘fuel’ yang lebih murah atau kompetitif. Hal itu kita masih bahas. Ini banyak sekali komponen untuk menyelamatkan industri pariwisata kita,” ujarnya.

Sebelumnya Wishnutama juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan 33 maskapai yang beroperasi di Indonesia. Kemenparekraf berencana memberikan bantuan promosi dengan membuat bundled package penerbangan, akomodasi, dan atraksi dengan harga yang kompetitif, bekerja sama dengan Online Travel Agent (OTA) dan juga Travel Agent/Tour Operator (TA/TO). Selain itu juga memberikan bantuan promosi dengan skema ‘joint promotion’.

RSA

LEAVE A REPLY