Pemprov DKI Jakarta Pamer 2 Robot Pemadam Senilai Rp40 Miliar

0
219
Pemprov DKI Jakarta Pamer 2 Robot Pemadam Senilai Rp40 Miliar.
Pemprov DKI Jakarta Pamer 2 Robot Pemadam Senilai Rp40 Miliar.

JAKARTA, Nawacita Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan memamerkan dua robot pemadam yang baru saja dibeli dari Kroasia dan Austria. Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan anggaran yang dikeluarkan untuk mendatangkan itu dari luar negeri mencapai Rp40 miliar.

1. Dua robot Damkar punya di fungsi berbeda

Satriadi mengatakan, dua robot tersebut punya fungsi berbeda. Pertama, berjenis MVF-5 yang berfungsi untuk pengurai material dari kebakaran terutama kebakaran skala besar. Kemudian robot berjenis LUF 60 yang bentuknya lebih kecil mampu menghisap asap dan bisa diproyeksikan untuk kebakaran dan bencana di MRT dan LRT.

Baca Juga: Robograss, Robot Pembasmi Rumput Liar Karya Mahasiswa ITB

“Kita ketahui bahwa Sarana dan Prasarana di ibu kota sudah mulai meningkat karena ada MRT dan LRT dan itu tantangan kita petugas Damkar agar dapat memiliki peralatan yg mumpuni dan bisa mengatasi adanya bahaya kebakaran,” ujarnya di kantor Dinas Gulkarmat, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).

2. Robot Damkar bisa dikendalikan jarak jauh

Ia mengklaim alat yang baru ada di Indonesia pertama kali ini sangat bermanfaat untuk menanggulangi bencana kebakaran di Jakarta. Sebab, alat ini mampu dikontrol dari jarak jauh sehingga akan bekerja efektif dan menjamin keselamatan petugas saat bekerja.

Baca Juga: Siswa MTsN Raih Award di Kompetisi Robotik Dunia

“Ini kan menggunakan remote control, dari remote controlnya berjarak antara 500 meter hingga satu Km. Jadi minimal resiko bagi tugas saat penangan operasional itu bisa berkurang dari resiko nyawa mereka,” ujarnya.

3. Sebanyak 12 petugas telah dilatih menggunakan alat

Selain mendatangkan alat, 12 petugas Gulkarmat DKI telah dilatih menggunakan alay dari Kroasia dan Austria langsung. Mereka tak hanya dilatih teori melainkan juga praktek. Bahkan, empat dari 12 orang yang dilatih telah memiliki lisensi. “Rencananya akan ada penularan dan pengetahuan kepada anggota yang lain,” ujarnya.

idnws.

LEAVE A REPLY