Gunung Merapi Erupsi, Yogyakarta Waspada

0
174
Gunung Merapi.
Gunung Merapi.

YOGYAKARTA, Nawacita – Gunung Merapi erupsi pagi ini. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut erupsi tadi pagi sebagai erupsi gas.

“Tadi pagi terjadi erupsi di gunung merapi pukul 05.16 WIB. Tinggi kolom 2000 meter itu adalah erupsi gas selama 150 detik,” ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida kepada wartawan, Kamis (13/2/2020).

“Jadi saya tekankan di sini adalah ini karakternya Merapi saat ini adalah erupsi gas yang kecil,” tegasnya. Penyebab terjadinya erupsi Gunung Merapi tadi pagi, lanjut Hanik, yakni akumulasi gas yang berada di kantong magma Merapi.

Baca Juga: Pascaerupsi, Gunung Anak Krakatau Mengecil

“Letusan ini disebabkan oleh akumulasi gas. Dampaknya hanya hujan abu tipis, sebarannya sampai sekitar 10 kilometer kalau tidak salah. Nanti saya cek lagi untuk sebaran abunya,” katanya. Hanik meminta kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir. Menurutnya letusan Merapi pagi ini merupakan karakter khas Gunung Merapi saat ini.

Baca Juga: Kronologi Letusan Gunung Merapi

“Jadi tidak perlu dikhawatirkan karena dari data-data yang ada itu tidak ada kenaikan yang signifikan jadi masyarakat tidak usah panik. Ini adalah karakter Merapi yang sekarang ini,” jelasnya. Dia mengatakan, sejauh ini material yang terlontar dari erupsi tadi pagi hanya gas dan abu vulkanik.

“Material yang dikeluarkan tidak ada awan panas jadi tadi gas sama abu vulkanik,” ungkapnya. Meski erupsi, status gunung api di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta ini masih waspada. Status waspada berlaku sejak 21 Mei 2018.

dcnnws.

LEAVE A REPLY