Pemprov Ajak 20 Pengusaha Jatim ke Medan, Seperti Apa Targetnya?

0
239
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Medan, Nawacita – Bulan kedua tahun 2020, Pemprov Jawa Timur mulai melakukan misi dagang untuk yang pertama kalinya ke Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Misi dagang yang digelar di Hotel Grand Mercure Medan, Selasa (4/2)  nantinya akan dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Pemprov Jatim akan menggelar misi dagang untuk yang pertama kalinya di tahun 2020 ini ke Provinsi Sumut. Kami harap dalam kegiatan misi dagang ini akan banyak pelaku usaha dari Jatim yang ikut andil di dalamnya,” demikian disampaikan Gubernur Jatim yang lekat disapa Khofifah saat ditemui di Surabaya, Minggu (2/2).

Khofifah menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk langkah cepat dalam rangka memperluas pangsa pasar dalam negeri. Serta, salah satu upaya untuk bisa mempertemukan para pelaku usaha/penjual (trader) dengan para pembeli potensial (buyers). Sehingga, bisa saling berkoordinasi dan konfirmasi atas sektor unggulan daerah masing-masing khususnya di bidang perdagangan.

“Kami menginginkan para pelaku usaha di Jatim baik pengusaha kecil, menengah maupun besar bisa lebih mengenal peluang pasar yang terbuka lebar bagi mereka,” tukas gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Lebih lanjut dijelaskan Khofifah, selama tahun 2020 ini pihaknya akan melakukan misi dagang di beberapa provinsi di Indonesia. Usai dari Provinsi Sumut misalnya akan teragendakan misi dagang ke Provinsi Riau.

“Selama tahun 2020 ini, kami akan melakukan misi dagang ke berbagai provinsi di Indonesia. Upaya ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya lewat sektor perdagangan,” tutup mantan Menteri Sosial ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Jatim Drajat Irawan mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi 20 pelaku usaha dari Jawa Timur. Disamping itu, dirinya menegaskan akan ada banyak pelaku usaha dari Jatim yang ikut secara mandiri dalam gelaran misi dagang ke Provinsi Sumut.

“Kami akan memfasilitasi 20 pelaku usaha dari Jatim. Namun jumlah ini akan terus bertambah, mengingat banyak pelaku usaha yang secara mandiri mengikuti. Serta, beberapa OPD terkait juga akan mengajak pelaku usaha dari Jatim,” urai Drajat sapaan akrab Kadisperindag Prov. Jatim.

Pada kegiatan misi dagang tersebut nantinya, juga akan dilakukan penandatangan kesepakatan bersama (Mou) antara Gubernur Khofifah dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tentang kerjasama pembangunan daerah. Sekaligus, penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Disperindag Prov. Jatim dengan Disperindag Prov. Sumut tentang Kerjasam Bidang Industri dan Perdagangan. Selain itu, juga penandatangan PKS antara DP3AK Prov. Jatim dengan DP3AK Prov. Sumut tentang Penangangan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Serta Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Untuk diketahui, selama tahun 2019 Pemprov Jatim telah melaksanakan 5 kali misi dagang dengan total transaksi mencapai Rp. 2,84 trilyun. Diantaranya di Provinsi Sulawesi Selatan, Tangerang, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Surabaya, dan di Balikpapan. bdo

LEAVE A REPLY