Usul Ekspor Ganja, PKS: Rafli Sudah Minta Maaf

0
459
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rafli Kande.

Jakarta, Nawacita – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini menyatakan bahwa anggota fraksinya, Rafli Kande telah meminta maaf terkait usulannya untuk mengekspor ganja dalam rapat kerja dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada Kamis (30/1/2020) kemarin.

Dia juga menegaskan, bahwa usulan Rafli itu disampaikan sebagai pribadi anggota DPR RI, dan tidak mewakili PKS. Jazuli menilai pernyataan pribadi Rafli itu kontroversial dan menimbulkan polemik yang kontraproduktif.

“Karenanya pernyataan pribadi itu layak diluruskan dan dikoreksi, apalagi telah menimbulkan salah paham dan framing terhadap PKS, partai yang selama ini justru dikenal vokal menolak narkoba dan mendukung BNN,” kata Jazuli dalam keterangannya, Jumat (31/1/2020).

Meski Rafli menilai tanaman ganja bisa menjadi bahan baku obat dengan regulasi khusus, namun Jazuli menegaskan PKS memahami Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang dengan tegas melarang ganja dan mengategorikannya sebagai narkotika golongan 1.

Narkotika golongan ini dilarang untuk pelayanan kesehatan, meski dalam undang-undang tersebut juga terdapat pengecualian dalam jumlah terbatas untuk ilmu pengetahuan.

“Atas dasar itulah Fraksi PKS menegur keras Rafly. Dan yang bersangkutan meminta maaf atas kesilapan pikiran dan pernyataan pribadinya itu sehingga menimbulkan polemik serta membuat salah paham di kalangan masyarakat,” ujarnya.

Jazuli dan Fraksi PKS meminta Rafli berhati-hati dalam membuat pernyataan. Apalagi pernyataannya itu dinilai kontraproduktif dengan apa yang menjadi perhatian PKS selama ini.

“Beliau harus berhati-hati dalam membuat pernyataan jangan sampai lebih banyak mudaratnya, apalagi menyangkut isu sensitif yang bisa kontraproduktif dengan semangat pemberantasan narkoba, yang selama ini menjadi perhatian penting PKS,” pungkasnya.

RSA

LEAVE A REPLY