Wapres Amin Dorong Peran Santri Entaskan Kemiskinan

0
236
Wakil Presiden KH Ma ruf Amin saat membuka Rakernas Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dan Gelar Karya Santri Nusantara, Santri Digital Fest, di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Wakil Presiden KH Ma ruf Amin saat membuka Rakernas Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dan Gelar Karya Santri Nusantara, Santri Digital Fest, di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

JOMBANG, Nawacita – Wakil Presiden (wapres) KH Ma’ruf Amin mendorong santri dan pesantren turut berkontribusi aktif menekan angka kemiskinan di masyarakat. Selain itu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) melalui penguatan kemandirian dan kewirausahaan.

“Saya harapkan dapat menciptakan kemandirian umat melalui santri, masyarakat, dan pesantren itu sendiri agar memajukan kemandirian ekonomi, so sial, dan memacu perkembangan skill teknologi dan skill pemasaran melalui pendekatan kreatif, inovatif, dan strategis,” kata Wapres saat membuka Rakernas Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dan Gelar Karya Santri Nusantara, Santri Digital Fest, di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Dalam konteks inilah, menurut Wapres, tema Rakernas IPPNU “Santri Goes beyond Digital Society” dinilai tepat. Bagaimanapun, kemampuan pelajar dan santri harus di ting -katkan. Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan besar dalam tatanan masyarakat di segala lini meliputi antara lain ekonomi, budaya, dan sosial.

Baca Juga: Wapres Amin Kunjungi Jombang dan Yogyakarta

Wapres pun menyatakan dukungannya agar ekonomi pesantren sebagai bagian penguatan ekonomi kerakyatan untuk terus mengurangi kesenjangan antara pelaku ekonomi lemah dan pelaku ekonomi kuat. Turut hadir dalam kegiatan ini, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Koperasi Teten Masduki, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Baca Juga: Maruf Amin Tunjuk Delapan Staf Khusus Wapres

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpesan agar anak muda tak terkecuali kader IPPNU, berhati-hati berada di lingkungan anak muda era post truth, siapapun harus miliki kewaspadaan luar biasa. Dalam industri e-commerce, Khofifah mengetahui peta kompetisi luar biasa dengan membanjirnya produk luar negeri. Dirinya mengajak santri dan pesantren menghadapi persaingan ketat dan beradaptasi dengan percepatan teknologi.

Ketua Umum IPPNU Nurul Hidayati Ummah mengatakan, rakernas yang mengangkat tema “Santri Goes beyond Digital Society” kali ini akan membahas sejumlah isu strategis terutama penguatan pengkaderan dan kaderisasi di internal organisasi.

Rakernas yang dihadiri 30 pimpinan wilayah ini juga akan merumuskan kebijakan aplikatif di tingkat pimpinan pusat hingga ranting komisariat. Dalam kegiatan ini juga dihelat Gelar Karya Santri. Hal ini sebagai wujud kepedulian IPPNU terhadap santri yang memiliki karya luar biasa di era digital.

sdnws.

LEAVE A REPLY