Hindari Korupsi, BUMD PPU Minta Pengawalan Kejaksaan

0
485
Rombongan BUMD PPU diterima Kajari Kabupaten PPU di ruang kerja, Rabu (8/1/2020).

Penajam Paser Utara, Nawacita – Dalam rangka mendukung kinerja bisnis yang inovatif dan bersih, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Penajam Paser Utara (PPU) Rabu siang (8/1/2020) mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara. Mereka ditemui langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri PPU Darfiah SH MH di ruang kerjanya.

Direktur BUMD PPU, Heryanto mengatakan pihaknya ingin menjalankan pengembangan bisnis yang baik dan benar. Agar dapat memberikan kontribusi pendapatan kepada Pemkab PPU dari hasil kerja yang tidak melanggar aturan. “Kedatangan kami ke Kejari PPU Ini bagian dari ikhtiar kita untuk menjalankan roda bisnis BUMD PPU supaya tidak melanggar aturan hukum dan jauh dari korupsi,” kata Heryanto.

Untuk itu, dirinya bersama dengan pejabat Bagian Perekonomian Pemkab PPU ingin melakukan sinergitas yang baik dengan kejaksaan sebagai kuasa hukum negara. Dengan adanya komunikasi yang baik ini, maka setiap langkah BUMD PPU dalam mengelola bisnis yang modalnya bersumber dari APBD, tidak menyalahi aturan yang berlaku. “Maka kami minta kepada Ibu Kajari agar kami selalu dibimbing dan terus koordinasi. Nantinya kami juga akan melakukan MoU dengan Kejaksaan, untuk mengawal setiap inovasi bisnis kami di BUMD,” jelas pria yang akrab disapa Heru Chaves ini.

Menurutnya, sambutan dari Ibu Kajari PPU juga sangat mendukung dengan rencana tersebut. Apalagi PPU sebagai Ibu kota Negara Indonesia,  harus selalu menunjukkan sebagai daerah yang Maju Modern dan religius. “Alhamdulillah beliau mengatakan siap support kami, apalagi kalau tujuannya adalah agar BUMD terhindar dari praktek korupsi,” ujar Hery.

Rombongan BUMD PPU di kantor SKK Migas Perwakilan Kalimantan SUlawesi.

Temui SKK Migas Sulawesi & Kalimantan

Selain mendatangi kantor Kejaksaan, Rombongan BUMD PPU langsung berkunjung ke kantor SKK Migas perwakilan Kalimantan-Sulawesi yang berlokasi di Kota Balikpapan Kalimantan Timur. Tujuan dari kedatangan ini adalah menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Pertamina Hulu Kalimantan Timur di Jakarta satu hari sebelumnya. “Kami ingin kerja cepat dan menangkap setiap peluang bisnis yang ada, sehari setelah ketemu PHKT di Jakarta, kita langsung tindak lanjut ke SKK Migas di Balikpapan,” sebut Hery Chaves.

Dari pertemuan dengan pihak SKK Migas, BUMD PPU berencana akan menjalin kerjasama pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk usaha di masyarkaat. Seperti usaha pengolahan perikanan dan sebagainya. “Ada beberapa peluang usaha yang kita rencanakan, selain urusan kerjasama Gas, juga terkait kerjasama CSR yang bisa dimanfaatkan bagi masyarakat Penajam Paser Utara,” pungkasnya. Dalam kunjungan ke SKK Migas, rombongan BUMD PPU ditemui Manajer Senior Hubungan Masyarakat SKK Migas, Sebastian Julius. rko

LEAVE A REPLY