Bertemu Prabowo, Panglima Hadi Sampaikan 11 Program Prioritas

0
386
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

JAKARTA, Nawacita – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyambut Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto yang melakukan kunjungan kerja ke Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (30/10/2019).

“Terima kasih yang sebesar-besarnya serta selamat datang, Bapak Prabowo Subianto, yang telah berkenan hadir di Mabes TNI sebagai pejabat baru Menteri Pertahanan RI, dalam Kabinet Indonesia Maju tahun 2019 – 2024,” ujar Panglima TNI. Panglima TNI menyampaikan atas nama seluruh prajurit TNI dan pejabat utama Mabes TNI serta Mabes Angkatan, mengucapkan selamat dan sukses kepada Prabowo Subianto sebagai Menhan RI.

Dengan kepemimpinan Prabowo, diharapkan Kemenhan RI bersama TNI akan mampu mewujudkan postur pertahanan negara yang tangguh, dan mampu menghadapi berbagai macam ancaman dan tantangan Indonesia ke depan. Lebih lanjut, Panglima TNI dan Para Kepala Staf Angkatan menyampaikan program kerja yang telah dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan serta capaian TNI di bidang pertahanan selama ini.

Baca Juga: Menhan Prabowo Kunker ke Mabes TNI

“Untuk menindaklanjuti arahan Presiden, selaku Panglima TNI saya berusaha menentukan 11 Program Prioritas, dan mengakselerasinya dengan program 100 hari kerja pada awal masa jabatan Panglima TNI,” ujarnya. Kesebelas program prioritas tersebut antara lain: Revitalisasi MEF, penyempurnaan doktrin TNI, menjadikan TNI sebagai organisasi yang adaptif, pengembangan SDM berbasis kompetensi, pembinaan matra yang dilimpahkan kepada Kepala Staf Angkatan.

Baca Juga: Tiga Pesan Presiden Jokowi kepada TNI

Untuk itu, saat ini TNI telah membangun pasukan khusus Trimatra yang saat ini disebut sebagai Koopssus TNI, mengembangkan sistem operasi Tri Matra terpadu berbasis Teknologi Network Centric Warfare dan Cyber Warfare. Penguatan dan pemberdayaan diplomasi maritim, serta pengadaan alutsista berbasis Effect-based dan interoperabilitas.

Pada tahun yang sama juga TNI telah meresmikan Satuan TNI Terintegrasi Natuna, sebagai bagian dari upaya menjadikan pulau-pulau terluar strategis seperti Natuna, Saumlaki, Morotai, Biak, dan daerah strategis Merauke menjadi pangkalan aju operasi TNI di masa depan. Menhan RI mengapresiasi dan menyambut baik seluruh Program TNI. Bahkan, Menhan RI menyampaikan bahwa akan mendukung penuh kekuatan TNI untuk lebih memperkuat pertahanan Republik Indonesia di masa mendatang.

oknws.

LEAVE A REPLY