31 Oktober Sejarah Dunia: Peristiwa Kabah Terbakar Hingga Mussolini Jadi PM Italia

0
1035
Kabah bangunan suci yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia.
Kabah bangunan suci yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia.

SOLO, Nawacita – Pada 31 Oktober 683, bangunan suci yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia, Kabah terbakar. Peristiwa itu terjadi pada masa pemerintahan Dinasti Bani Umayyah yang dipimpin Yazid bin Muawiyah. Peristiwa itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah dunia yang layak dikenang pada hari ke-304—hari ke-305 dalam tahun kabisat—sesuai sistem Kalender Gregorian, 31 Oktober. Berikut sejumlah peristiwa bersejarah pada 31 Oktober yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, dalam Sejarah Hari Ini, 31 Oktober:

475

Romulus Augustus dikenal juga dengan julukan Romulus Augustulus (artinya: Romulus si Augustus Kecil). Ia adalah kaisar Romawi barat terakhir yang berkuasa sejak 31 Oktober 475 ketika masih berusia 12 tahun, hingga ia disingkirkan pada 4 September 476.

Baca Juga: 30 Oktober Sejarah Dunia: Oeang RI Resmi Beredar Hingga Lahirnya Maradona

Pengasingannya menandakan akhir dari kekaisaran Romawi barat, runtuhnya Romawi kuno, dan dimulainya abad pertengahan di Eropa barat. Romulus Augustus hanya berkuasa selama sepuluh bulan sebelum akhirnya disingkirkan oleh Odoacer, salah seorang pemimpin bangsa Jermanik.

683

Bangunan suci yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia, Kabah terbakar. Peristiwa itu terjadi pada masa pemerintahan Dinasti Bani Umayyah yang dipimpin Yazid bin Muawiyah. Saat itu, Kota Makkah diserang oleh kelompok yang tidak menyukainya sehingga membuat Kabah rusak. Pertempuran selesai setelah Yazid tewas dalam pertempuran.

1822

Kaisar Agustin de Iturbide membubarkan Kekaisaran Meksiko. Kaisar Agustin merupakan jenderal angkatan darat dan politikus yang memerdekakan Meksiko dari kekuasaan Spanyol pada 1821. Setelah Meksiko merdeka, dia diangkat sebagai President of The Regency. Setahun kemudian, dia diumumkan sebagai kaisar baru. Dia juga tercatat sebagai perancang bendera Meksiko yang pertama. Namun, dia akhirnya membubarkan negara tersebut tanpa alasan yang jelas.

1922

Benito Amilcare Andrea Mussolini alias Benito Mussolini diangkat menjadi perdana menteri Italia. Usianya yang masih 39 tahun kala itu membuatnya tercatat sebagai perdana menteri termuda yang pernah dimiliki Italia. Sayangnya, setelah 21 tahun menjabat, tepatnya pada 1943, dia akhirnya dipaksa mundur dari posisinya sebagai perdana menteri. Hal itu terjadi lantaran serangkaian kekalahan Italia di Afrika. Setelah dipaksa mundur, dia diasingkan oleh pemerintah Italia. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1945, dia dieksekusi mati di wilayah Como, Italia Utara.

1941

Kapal penghancur milik Amerika Serikat, USS Reuben James, ditembak oleh militer Jerman menggunakan U-boat di dekat Islandia. Peristiwa itu menewaskan lebih dari 100 pelaut Angkatan Laut Amerika Serikat. Ini merupakan kapal pertama milik Amerika Serikat yang ditenggelamkan musuh pada Perang Dunia II.

1956

Militer Inggris dan Prancis menyerang Mesir guna membuka kembali Terusan Suez. Serangan ini dilancarkan karena keputusan Mesir menasionalisasi Terusan Suez. Keputusan itu membuat Prancis dan Inggris meradang lantaran Terusan Suez amat penting bagi sejumlah negara Eropa. Selain itu, pada awalnya, Terusan Suez dibuka atas dana sumbangan dari pemerintah Prancis.

Baca Juga: Fakta Tentang Sejarah Sumpah Pemuda yang Jarang Diketahui

1964

Pemerintah Jerman kembali membuka Tembok Berlin yang membuat warga di sisi barat dan timur bisa saling bertemu. Namun, pemerintah hanya memperbolehkan kunjungan dari satu sisi, yakni barat. Keputusan itu diambil lantaran kekhawatiran pemerintah Jerman Timur jika warganya tidak kembali setelah berkunjung.

1984

Perdana Menteri India, Indira Gandhi, dibunuh oleh pengawalnya yang berasal dari kaum Sikh. Pembunuhan itu dilakukan sebagai pembalasan atas serangan militer di Kuil Emas Amritsar, kuil kaum Sikh yang menjadi markas gerakan separatis. Sikh merupakan kaum yang menganut ajaran Sikhisme gabungan antara Hindu dan Islam.

1999

Maskapai penerbangan Egypt Air 990 dengan rute Los Angeles-New York-Kairo, jatuh di kawasan Samudera Atlantik. Kecelakaan itu terjadi di bagian selatan Pulau Nantucket, Massachusetts, Amerika Serikat. Pesawat ini menewaskan sekitar 217 penumpang. Kecelakaan itu terjadi setelah pesawat lepas landas dari Bandara Internasional John F. Kennedy untuk melakukan perjalanan ke New York dan Kairo, Mesir.

sopnws.

LEAVE A REPLY