UAS Ajak Masyarakat Doakan Perantau di Wamena

0
279
Ustadz Abdul Somad.
Ustadz Abdul Somad.

JAKARTA, Nawacita – Pendakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) mengajak seluruh masyarakat mendoakan para perantau korban kerusuhan di Wamena, Papua.

Tragedi di Papua belum lama ini merenggut puluhan nyawa termasuk dari perantau. Hal ini memicu keinginan sejumlah perantau untuk keluar dari Wamena dan kembali ke kampung masing-masing.

Dalam video yang diunggah di akun instagramnya, Abdul Somad menuturkan masalah tersebut sejatinya harus menjadi penguat hubungan antar masyarakat Indonesia. Secara khusus UAS menyebut beberapa perantau seperti Minang, Bugis dan Jawa.

Baca Juga: Tanggapan MUI Terkait Ceramah UAS soal Nonton Film Korea

“Minang tak pernah kalah, dari kecil dia sudah tinggal di surau, tak ada orang Minang yang tak pandai mengaji dan bersilat. Oleh sebab itu apa yang terlihat hari ini [kejadian di Wamena], ini kecil bagi orang Minang, berapa banyak orang Belanda lari terbirit-birit dikejar orang Maninjau,” katanya dikutip wartawan, Jumat (4/10/2019).

Unggahan tersebut sudah muncul di Instagram UAS sejak empat hari lalu. Dia juga mengajak masyarakat mendoakan maupun memberi bantuan pasca tragedi berdarah di Wamena. Menurutnya sejak lama nenek moyang masyarakat di Nusantara sudah bersatu.

Baca Juga: Tanggapan Ketum PBNU Terkait Pelaporan Ustadz Abdul Somad

Hal itu, menurut Somad, dapat dipererat sampai kapanpun termasuk dengan masyarakat Papua. Pasalnya, Indonesia dengan ragam suku, budaya ras hingga agama tetap disatukan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

“Kami dari jauh ikut mendoakan, saudara yang bisa membantu, bantu dengan uang. Yang tidak bisa dengan doa, saya hanya sebut Minang, Bugis, dan Jawa karena ini banyak yang merantau. Tapi suku yang lain, kita adalah Nusantara, semoga kita terus disatukan dengan kebhinnekaan,” terangnya.

bsnws.

LEAVE A REPLY