Ribuan Buruh Geruduk Gedung DPR Desak Bubarkan BPJS

0
237
Ribuan Buruh Geruduk Gedung DPR Desak Bubarkan BPJS.
Ribuan Buruh Geruduk Gedung DPR Desak Bubarkan BPJS.

JAKARTA, Nawacita – Puluhan ribu massa buruh ‘menggeruduk’ gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019). Namun massa pekerja tertahan di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, tepatnya di dekat kantor TVRI.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, massa buruh saat ini sedang berorasi untuk menghidupkan suasana aksi demonstrasi. Massa buruh yang berdemo hari ini terdiri dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Lalu hadir pula Serikat Pekerja Nasional (SPN), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Asosiasi Pekerja Indonesia, Federasi Serikat Pekerja Kimia Pertambangan Energi Minyak Gas Bumi, Farkes Reformasi, FSP ISI dan serikat pekerja lainnya.

Salah seorang orator aksi mengatakan, massa buruh mendesak pemerintah membubarkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Pasalnya jaminan sosial merupakan tanggung jawab pemerintah yang semestinya diberikan secara gratis.

Baca Juga: Mahasiswa Demo Lagi, Jokowi: Yang Penting Jangan Anarkis

Massa buruh juga mendesak pemerintah membentuk unit khusus ketenagakerjaan di institusi Polri beserta jajarannya. Hal tersebut diminta karena banyaknya pelanggaran perburuhan yang selama ini terjadi.

Massa buruh mengatakan pihaknya akan menyampaikan aspirasi ke gedung DPR. Namun mereka terhalang kawat berduri yang sudah dipasang polisi di ruas jalan sebelum mengarah ke gedung dewan. Massa pun tak gentar atas halangan itu.

“Kita akan dorong kawat berduri itu untuk menyampaikan aspirasi kita. Tapi kita ingatkan semua elemen buruh untuk tetap menjaga kesantunan,” ujar seorang buruh yang berorasi di atas mobil komando di lokasi.

Sementara itu, Juru Bicara KSPI, Kahar S Cahyono mengatakan, pada aksi kali ini pihaknya membawa tiga tuntutan utama. Di antaranya menolak revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, meminta revisi Peraturan Pemerintah (PP) 78/2015 tentang Pengupahan dan tolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

“Demonstrasi dilindungi konstitusi. Sebagai sebuah gerakan, KSPI tidak tabu dengan aksi unjuk rasa,” jelas Kahar.

Baca Juga: Polri: Perusuh Demo Bukan Orang Wamena, Mereka Justru Melindungi Pendatang

Hingga berita ini diturunkan massa buruh masih berorasi di tengah teriknya matahari. Mereka bahkan siap menjebol pagar gedung DPR yang terhalang kawat berduri yang dipasang oleh polisi. “Siap menjebol,” seru massa buruh.

Sedangkan arus lalu lintas di Jalan Gerbang Pemuda arah gedung DPR/MPR sudah ditutup oleh polisi karena ada massa buruh. Flyover menuju Semanggi dan Cawang pun ditutup. Sementara arah sebaliknya arus lalu lintas masih dibuka. Polisi sudah menyiagakan 6.000 personel gabungan untuk mengawal jalannya aksi ini.

oknws.

LEAVE A REPLY