Khofifah Tunggu Perpres Terbit Terkait Proyek MRT dan LRT Jatim

0
324
Khofifah Tunggu Perpres Terbit Terkait Proyek MRT dan LRT Jatim.
Khofifah Tunggu Perpres Terbit Terkait Proyek MRT dan LRT Jatim.

SURABAYA, Nawacita – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, memastikan proyek angkutan massal di Gerbangkertasusila segera terealisasi. Saat ini pemerintah provinsi (Pemprov) tinggal menunggu Peraturan Presiden (Perpres) terkait model maupun skema pembiayaan.

“Kalau nanti perpres sudah turun, lampiran sudah kita terima. Kami akan undang calon investor, baik yang sudah presentasi maupun belum. Sehingga bisa menghitung titiknya, kapasitas berapa, jasa dan logistik butuh berapa,” kata Khofifah sebelum pelantikan Bupati Malang, Selasa (17/9/2019)

Khofifah mengatakan, saat ini pembahasan tentang percepatan pembangunan transportasi massal di Jatim tengah dikebut Pemerintah Pusat. Beberapa di antaranya adalah Kementerian Perekonomian, serta Kementerian PUPR.

Baca Juga: Khofifah Gandeng Ganjar Atasi Pencemaran Bengawan Solo

“Tadi pagi (kemarin) saya juga ikut rapat. Jadi untuk membangun Gerbangkertasusila dengan konektivitas publik transport itu kira-kira membutuhkan anggaran berapa. Termasuk berapa nilai investasinya, tentu saya tidak bisa menyampaikan ini sebelum final,” ujar dia.

Dia menilai, proyek angkutan massal tidak sekadar membangun konektivitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, pembangunan proyek ini akan menghitung potensi PDRB-nya.

Baca Juga: Khofifah: Kalau Ibukota Jadi Pindah, Peluang Luar Biasa Bagi Jatim

Khofifah mengatakan, selain Gerbangkertasusila, pihaknya juga menggagas proyek serupa di dua titik lain. Pertama di wilayah Bromo-Tengger-Semeru. Titik ini akan mengkoneksikan wilayah Malang Raya dengan Probolinggo. Satu titik lagi adalah Selingkar Wilis, untuk wilayah Mataraman, seperti Trenggalek, Tulungagung, Kediri dan sekitarnya.

“Semua pihak sangat intens membahas. Mudah-mudahan segera selesai. Kalau lampirannya selesai akan lebih gamblang,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah negara tertarik untuk berinvestasi di proyek angkutan massal tersebut. beberapa di antaranya adalah Inggris, Prancis dan China. Jenis yang ditawarkan bervariasi, mulai dari MRT, LRT dan Skytrain.

inws.

LEAVE A REPLY