Transformatif di Era Industri 4.0, Tantangan Atau Kesempatan ?

0
539
Seminar PPM Manajemen

Jakarta, Nawacita – Pertanyaan tentang Revolusi Industri 4.0 dan mengapa kita harus peduli mengenai hal ini terus mengemuka. Menurut sejarah, Revolusi industri terus bergulir, mulai dari industri 1.0 terjadi pada akhir abad ke-18 dengan ditemukannya produksi mekanis menggunakan tenaga air dan uap.

Lalu dilanjutkan dengan industri 2.0 dimulai di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 yang disebut juga fase pesatnya industrialisasi, ditandai dengan kemunculan pembangkit tenaga listrik dan motor pembakaran dalam, penemuan ini memicu kemunculan pesawat telepon, mobil, pesawat terbang, dan lainnya.

Setelah itu industri 3.0 yang terjadi pada awal tahun 1970 dengan penggunaan elektronik dan teknologi informasi berbasis komputer dan internet. Hingga akhirnya kita berada di awal Revolusi Industri 4.0.

David Chandrawan, Panitia Seminar mengatakan, sekarang sudah mulai memasuki Revolusi Industri yang ke 4.0 dan ini sangatlah berbeda dengan sebelumnya. “Di mana kita akan dapat mendesain dunia dan mengubah realitas di sekitar kita dengan perubahan secara atom dan molekul, perubahan secara nanoteknologi ditambah dengan segala sesuatunya di dunia yang terkoneksi dengan Internet,” jelas David, Sabtu (14/9/2019).

Di revolusi industri 4.0 ini segala sesuatu menjadi transparan, dan perbedaan akan satu produk/servis dengan produk/servis yang lain akan terlihat jelas dan hanya yang terbaiklah yang akan bertahan. Karena banyak yang bertanya mengenai apakah ini sebuah tantangan atau kesempatan.

Apabila melihat sejarah, di setiap fase Revolusi Industri, selalu ada bisnis baru yang menjadi pemain besar dan selalu ada pemain besar lama yang punah. Buat yang dapat beradaptasi dengan mengadaptasi skill dan mentalitas baru dengan cepat, revolusi industri 4.0 ini bisa jadi merupakan peluang emas  untuk menjadi pemain baru yang dapat diperhitungkan. “PPM Manajemen melalui mata kuliah Kepemimpinan selalu mencari cara untuk dapat membuat mahasiswanya melihat perspektif yang berbeda melalui kepemimpinan yang inspiratif sehingga menjadi milestone juga panduan bagi para generasi muda khususnya mahasiswa untuk dapat mengaplikasikannya dalam dunia kerja,” paparnya.

Kali ini PPM Manajemen melalui mahasiswa Magister Manajemen angkatan 66 Bertempat di ruang  AM kadarman Lantai 2, Gedung Bina Manajemen PPM Manajemen, Jl. Menteng Raya No.9 Jakarta Pusat menyelenggarakan Seminar Kepemimpinan dengan tema ‘Kepemimpinan Transformatif di era Industri 4.0’ dengan menghadirkan narasumber/ pembicara dari tokoh tokoh inspiratif Indonesia seperti Dwi Kurniawan selaku Direktur Strategi Sistem Informasi OJK, Randy Jusuf Selaku Managing Director Google Indonesia, Dani Rusli Utama Selaku Direktur Teknik PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) dan Gubernur DKI Jakarta Periode 2014 – 2017 Basuki Tjahaja Purnama.

Para Nara sumber ini adalah expertise di bidangnya masing masing yang memiliki kecakapan dalam memimpin bahkan membawa perubahan bagi institusi yang di pimpinnya. Di harapkan peserta yang mengikuti seminar baik mahasiswa maupun dari umum dapat memetik pelajaran dari sharing session para pembicara sehingga dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari hari dan memberi dampak yang positif bagi orang lain. Objektif utama terselenggaranya acara seminar ini adalah sebagai bagian tugas para mahasiswa dalam bentuk kelompok di angkatan MMe 66 sebagai bahan penilaian dosen untuk melihat sampai sejauh mana para mahasiswa dapat menelaborasikan keahlian akademis melalui kknerja lapangan langsung. nov/ant

LEAVE A REPLY