BI Jatim, UMKM Lebih Kreatif Kembangkan Produk Agar Mampu Go Global

0
272
Difi Ahmad Johansyah – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur

Surabaya.Nawacita – Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mengurangi deficit transaksi berjalan, Bank Indonesia secara konsisten berperan aktif dalam mendorong akselerasi ekspor, termasuk ekspor UMKM. Upaya tersebut tentunya tidak mudah, mengingat terdapat beragam tantangan bagi UMKM untuk mampu diterima di pasar luar negeri.

Difi Ahmad Johansyah – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur mengemukakan bahwa “BI ingin menanamkan mindset kepada UMKM, bahwa menembus pasar global bukanlah suatu hal yang mustahil”. Untuk itulah, BI Jatim kemudian melakukan berbagai program untuk memfasilitasi UMKM agar mampu menembus pasar luar negeri.

Sebanyak 11 UMKM mitra BI se-Jawa Timur dari wilayah Surabaya, Sidoarjo, Bojonegoro, Malang, dan Kediri telah bekerjasama dengan importer asal Singapura, ANAPANA” tutur Difi. Fasilitasi kerjasama oleh BI Jatim tersebut kemudian telah membuka peluang pasar bagi UMKM Jawa Timur untuk berekspansi ke pasar global, tidak hanya Singapura, namun juga ke negara-negara lain seperti Hongkong dan Kanada.

Teh SITARAA Salah Satu Produk Binaan BI yang Tembus Pasar Export

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Muhammad Oskar – Ketua Forum Industri Kecil Menengah (IKM) JawaTimur. Oskar menuturkan bahwa sinergi BI Jatim dengan Forum IKM telah dilakukan sejak tahun 2018. “Si Taraaatau Okantara, produk yang saya kembangkan, saat ini telah diterima baik di pasar Singapura” tuturnya.

Sinergi penguatan ekspor UMKM dengan menggandeng berbagai komunitas ini akan terus dilanjutkan, termasuk juga pendampingan kepada UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas dan kualitasnya untuk bersaing di pasar global.  “Kami ingin UMKM Jawa Timur bias terus maju” pungkas Difi.

LEAVE A REPLY