BALI, Nawacita – Wakil Ketua Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata, mengajak agar wartawan juga ikut membantu penegak hukum memonitoring penggunaan Anggaran Dana Desa ADD dipublikasikan 7/9/19.
Menurutnya, keterlibatan wartawan dalam memonitoring penggunaan anggaran dana Desa, akan lebih cepat diketahui karena rekan media lebih aktif di lapangan.
“Dalam hal ini, kami menginginkan para wartawan ikut juga mengontrol penggunaan anggaran Dana Desa yang telah digunakan” ujarnya.
Baca Juga: Kejanggalan Terkait Revisi UU KPK Oleh DPR
“Saya, ingin agar para Wartawan ikut mengontrol penggunaan Anggaran Dana Desa ADD yang telah digunakan. Sampai dimana titik kebenaran penggunaan anggarannya, agar masyarakat tau.
“Intinya apakah penggunaannya sudah sesuai dengan aspirasi masyarakat atau tidak, karena KPK tidak mungkin mengontrol turun ke Desa-desa, kalau bukan bantuan dari rekan-rekan Media” kata Alexander Marwata saat konferensi Pers di ball Room Maleo Hotel, beberapa hari lalu.
Baca Juga: KPK Tolak Rencana Revisi UU KPK
Dikatakannya, informasi yang disampaikan awak media minimalnya bisa tahu sampai dimana titik kebenaran penggunaan anggaran yang digunakan pihak desa agar masyarakat tahu” katanya.
Wakil Ketua KPK meminta wartawan ikut serta monitoring dana ADD itu usai mengikuti kegiatan Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerjasama antara pemerintah Daerah di seluruh Provinsi di Indonesia.
lmcnws.