Jokowi Berencana Jual Tanah di Ibu Kota Baru ke Individu

0
651
Jokowi Berencana Jual Tanah di Ibu Kota Baru ke Individu.
Jokowi Berencana Jual Tanah di Ibu Kota Baru ke Individu.

JAKARTA, Nawacita – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkaji tanah di ibu kota baru akan dijual kepada individu. Hal ini dilakukan sebagai alternatif agar tidak menggunakan dana anggaran dalam APBN sebesar 19%.

Dia menjelaskan, tanah yang terdapat di ibu kota baru adalah tanah negara dengan luas total 180.000 hektare (ha). Rinciannya, akan dipakai untuk pembangunan ibu kota baru adalah sebanyak 40.000 ha. Dari besaran itu 10.000 ha akan dipakai untuk pembangunan kompleks ibu kota dalam jangka panjang, sedangkan sisanya 30.000 ha rencananya akan ditawarkan ke individu.

“Kita akan menjual kepada individu langsung, tidak ke pengembang, karena (nanti) harganya (jadi) mahal. Misalnya saya jual Rp2 juta per meter, maka pemerintah akan mendapat Rp600 triliun. Apalagi kalau dijual Rp3 juta per meter. Kita sudah mendapat Rp900 triliun,” ujar Presiden saat pertemuan dengan para pemimpin redaksi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Baca Juga: Saat Presiden Jokowi Undang Pemenang Festival Gapura asal Papua

Dia menjelaskan, saat ini pemerintah tengah mengkaji harga pasti untuk individu dan sedang mempersiapkan sebuah badan otorita yang nantinya akan mengatur mekanisme penjualan tanah tersebut. Lebih lanjut Jokowi menjelaskan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Misalkan, dalam dua tahun maksimal tanah yang dibeli sudah dibangun. Jika tidak, maka sertifikat tanah akan diambil kembali.

Baca Juga: Pesan Jokowi di Tahun Baru Hijriah

“Saya yakin 3 hari habis, siapa yang tidak mau? Aturan baru sedang disiapkan. Pasti ada pembatasan-pembatasan. Saya sudah menawarkan ide ini kepada BUMN, REI dan mereka berminat. Malah REI minta kloter pertama,” ujarnya.

Jadi, jika menggunakan skema tersebut, nantinya rakyat yang akan membiayai pembangunan ibu kota. Berbeda dengan di negara-negara lain misalkan Putra Jaya, Malaysia, yang membangun ibu kota baru adalah BUMN atau di Myanmar, karena anggaran pembangunan ibu kota sepenuhnya dari Tiongkok.

oknws.

LEAVE A REPLY