Kronologi Transfer Rp 800 Triliun ke Bank Mandiri

0
352
Kronologi Transfer Rp 800 Triliun ke Bank Mandiri.
Kronologi Transfer Rp 800 Triliun ke Bank Mandiri.

JAKARTA, Nawacita – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjelaskan kronologi dana terkait hoax dana transfer Rp 800 triliun alias 50 miliar euro yang melibatkan warga negara asing bernama Michael Olsson.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, awal mula kasus ini dimulai pada 1 April 2019. Ketika itu, Olsson mendatangi Bank Mandiri cabang Cempaka Mas untuk menanyakan transfer dana sebesar 50 miliar euro.

Kemudian, pada 2 April 2019 yang bersangkutan mengirimkan email ke Bank Mandiri cabang Cempaka Mas serta surat ke kantor pusat Bank Mandiri di tanggal 18 April, yang keduanya menanyakan hal sama.

Baca Juga: Bank Mandiri Bantah Dituntut Nasabah Atas Kehilangan Dana Rp800 triliun

Lalu, pada 24 April 2019, Bank Mandiri mengirimkan surat penjelasan kepada Olsson bahwa tidak pernah ada transfer sebesar 50 miliar euro ke rekening Olsson. Lalu, Bank Mandiri pun mengundang Olsson pada 25 April ke kantor cabang Cempaka Mas untuk menjelaskan kembali tentang validitas transfer itu.

Namun, Bank Mandiri justru menerima somasi pada tanggal 7 Mei 2019 dari Olsson dengan mengatasnamakan PT Shields Security Solutions melalui kantor pengacara Jamil Hamid dan Partner dengan surat somasi nomor 0276/JHP-JH/Surt-Som/BM/IV/2019 tertanggal 30 April 2019 dan no. 0279/JHP-JH/Surt-Som/BM/V/2019 tertanggal 6 Mei 2019. Somasi tersebut juga telah ditanggapi Bank Mandiri dengan memberikan penjelasan bahwa memang transfer tersebut tidak pernah ada.

“Anehnya kembali dana ini diakui oleh nasabah tersebut setelah sebelumnya ia menanyakan kepada kami Bank Mandiri pada bulan april jadi sebenarnya dia sudah tanya pada bulan April saya dapat kiriman dari Barclays Bank bener apa enggak kita sudah sampaikan itu tidak benar di bulan april,” ujarnya saat ditemui di Plaza Mandiri, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Lalu pada tanggal 28 Agustus 2019 Olsson dikabarkan melaporkan Bank Mandiri ke Kepolisian terkait hal yang sama. Olsson bahkan menyebarkan informasi tersebut ke media-media nasional.

Dalam informasi tersebut, Olsson menceritakan bahwa yang bersangkutan memiliki rekening di Bank Mandiri atas nama PT Shields Security Solution dan menerima transfer dana sebesar 50 miliar euro atau setara dengan Rp 800 triliun dari keluarga Raja Salman melalui Barclays Bank, London.

Asal tahu saja, Shields Security Solution memiliki kredit di Bank Mandiri sebesar Rp5 miliar dan berstatus menunggak pembayaran kewajiban.

Baca Juga: Drama Bank BUMN, BRI Berada di Zona Merah

“Kemudian tiba tiba beberapa hari lalu ada sejumlah media online yang memuat komplain nasabah tersebut yang menyatakan bahwa mendapat kiriman Rp 800 triliun kebetulan media onlinenya juga yang sudah kami laporkan pada kepolisian karena ada berita hoax sebelumnya juga jadi apakah ada kait mengkaitnya kami tidak tahu,” katanya.

Kemudian lanjut Rohan, perseroan juga sempat menanyakan beberapa kali kepada pihak bank Barclays yang disebut-sebut telah mentransfer Rp 800 triliun kepada Bank Mandiri. Namun ternyata, pihak Barclays pun membantah tersebut dan meminta kepada Bank Mandiri untuk tidak menggubrisnya.

“Beberapa hari mesti dilihat di emailnya. Karena kami memang request ke Barclays Bank. Ini adalah yang baru dan lama sudah kita hapus emailnya. Kita sudah jawab bulan April kalau ini palsu. Silahkan ditanya juga Barclays,” katanya.

oknws.

LEAVE A REPLY