Nabi Muhammad SAW, Guru Paling Baik di Muka Bumi

0
819
Nabi Muhammad SAW, Guru Paling Baik di Muka Bumi.
Nabi Muhammad SAW, Guru Paling Baik di Muka Bumi.

SURABAYA, Nawacita Guru adalah seseorang yang mengabdikan dirinya untuk mengajarkan suatu ilmu, mendidik, mengarahkan, dan melatih muridnya agar memahami ilmu pengetahuan yang diajarkannya.

Dalam hal ini, guru tidak hanya mengajarkan pendidikan formal, tapi juga pendidikan lainnya dan bisa menjadi sosok yang diteladani oleh para muridnya.

Di dalam dunia Islam, sosok Nabi Muhammad SAW bisa dijadikan teladan bagi umat Islam dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Jiwa pemimpin dan adil yang dimiliki Nabi Muhammad SAW membuat umat Islam menjadikannya sebagai guru teladan di muka bumi!

Baca Juga: Kota Madinah Al Munawwarah, Kota Suci Kedua Bagi Umat Islam

Melansir dari About Islam (13/8/2019), berikut sifat Nabi Muhammad SAW yang pantas jadi guru terbaik di muka bumi dan rahmat bagi semesta alam.

1. Tidak pernah meninggalkan muridnya

Nabi Muhammad SAW tidak pernah membedakan antara muridnya yang cerdas dan yang bodoh. Beliu tak pernah memperlakukan umatnya berbeda-beda berdasarkan tingkat kecerdasan atau keterampilan.

Rasulullah melihat semua umatnya sama di matanya. Bahkan ia tidak mengusir siapa pun untuk belajar agama Islam kepadanya.

2. Pembicara yang baik

Sahabat Nabi Muhammad SAW mengatakan, Nabi selalu mengulangi kata-katanya sebanyak tiga kali. Hal ini ia lakukan agar umatnya dapat memahami apa yang disampaikan oleh Nabi dan tidak menimbulkan kata-kata yang ambigu.

3. Hidup dengan sikap teladan

Salah satu sifat yang membuat Nabi Muhammad menjadi guru terbaik dan disegani adalah mempunyai sifat teladan. Dia sering memberi ceramah kepada sahabatnya tentang ajaran Islam serta menjalani kehidupan yang sesuai dengan Alquran dan sunnah agar mendapatkan pahala.

Baca Juga: Terbukti Bermanfaat, 9 Kebiasaan Nabi Muhammad SAW

4. Sabar dalam menghadapi kesulitan

Nabi Muhammad disambut dengan ujaran kebencian yang luar biasa ketika mulai menyebarkan Islam pada zaman Jahiliyah. Di Makkah, ia menghabiskan 13 tahun untuk memberikan pelajaran kepada orang-orang yang tersesat dan memberikan pelajaran tentang Islam.

Tekat kuat dan kesabaran yang dimiliki Nabi Muhammad SAW membuat dirinya dapat melewati masa sulitnya sehingga ia bisa menjadi sosok yang dicintai oleh umat Muslim.

oknws.

LEAVE A REPLY