Fakta Taufik Hidayat Legenda Badminton yang Diperiksa KPK

0
358
Legenda Olahraga Taufik Hidayat Dipanggil KPK, Terkait Kasus Suap Kemenpora

Jakarta, NawacitaTaufik Hidayat secara mengejutkan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (1/8). Berikut enam fakta menarik tentang legenda badminton Indonesia itu.

Taufik yang pernah menjabat staf khusus Bidang Komunikasi dan Kemitraan Kemenpora dimintai keterangan KPK atas penyelidikan kasus dugaan korupsi di tubuh KONI.

Dikenal sebagai salah satu sosok yang gemar mengkritisi pembinaan olahraga Indonesia, Taufik yang pernah menjabat staf khusus Bidang Komunikasi dan Kemitraan Kemenpora dimintai keterangan KPK atas penyelidikan kasus dugaan korupsi di tubuh KONI.

Berikut fakta menarik Taufik Hidayat:

1. Ranking 1 Dunia di Usia Muda

Taufik hingga kini masih memegang rekor pemain tunggal putra yang mampu menyandang ranking 1 dunia saat masih menginjak 17 tahun.

Selain itu, Taufik juga jadi pebulutangkis muda pertama yang mampu menembus final All England 1998 di usia yang sama.

2. Segudang Prestasi

Pria 37 tahun itu memiliki segudang prestasi sejak muda. Sebanyak 15 medali emas berhasil diraih Taufik di berbagai ajang bergengsi termasuk Olimpiade Athena 2014 dan Kejuaraan Dunia BWF 2005 di Anaheim.

Taufik juga dikenal sebagai Raja Indonesia Open. Dia sudah enam kali menjuarai Indonesia Open sepanjang kariernya di tahun 1999, 2000, 2002, 2003, 2004, dan 2006.

3. Masuk Komik Jepang

Suami Ami Gumelar itu diangkat dalam manga atau komik Jepang berjudul SMASH. Di salah satu panel komik tersebut, Taufik disebut sebagai pemain legenda dengan pukulan backhand terdahsyat.

Salah satu pebulutangkis Jepang yang menjadi tokoh dalam komik tersebut dianggap sebagai penerus ideal Taufik yang melegenda di dunia badminton.

4. Backhand Smash yang Melegenda

Selain memiliki teknik komplet, Taufik juga dikenal dengan backhand smash yang mematikan dan sulit ditiru atlet lainnya. Kecepatan backhand smash-nya tercatat mencapai 206 km/jam dan masih yang terbaik di dunia sampai saat ini.

Selain itu Taufik tercatat sebagai pemain tunggal putra dengan pukulan smash tercepat yang mencapai 305 km/jam pada semifinal Kejuaraan Dunia 2006 di Madrid.

5. Belum Pernah Juara All England

Dari sederet gelar bergengsi yang pernah diraih Taufik hanya All England yang luput dari tangannya. Catatan terbaiknya di ajang ini hanya mampu menembus final All England tahun 1999 dan 2000.

6. Setia Dilatih Mulyo Handoyo

Di balik gelimang prestasi yang melekat, Taufik juga punya sisi kontroversi. Salah satunya, hanya mau dilatih Mulyo Handoyo yang mendampinginya meraih juara Olimpiade 2004 di Athena.

Ia bahkan sempat mengancam mogok di pelatnas Cipayung jika tak ditangani Mulyo Handoyo. PBSI pun mengalah dan memanggil kembali sang pelatih yang sempat berkarier di Singapura.

cnn

LEAVE A REPLY