Kemenperin: Pembatasan Impor Tembakau Masih Ditunda

0
270
Kemenperin: Pembatasan Impor Tembakau Masih Ditunda.
Kemenperin: Pembatasan Impor Tembakau Masih Ditunda.

JAKARTA, Nawacita – Penerapan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) no. 84/2017 tentang Pembatasan Impor Tembakau masih ditunda, sesuai arahan Kementerian Koordinator Perekonomian.

Permendag no. 84/2017 menyatakan pemerintah akan membatasi impor tembakau yang belum diserap industri rokok, tembakau tidak bertangkai, tembakau jenis virginia, jenis burley, jenis oriental, batang tembakau, dan lainnya. Namun, barang penelitian dan pengembangan teknologi tidak dibatasi importasinya.

Baca Juga: Penyebab Krisis Ekonomi 1998 BI Bercerita

Direktur Jenderal Industri Argo Kementerian Perindustrian Abdul Rochim mengatakan bahwa penundaan implementasi beleid tersebut menandakan rekomendasi pembatasan impor oleh pemerintah belum diperlukan. Dengan kata lain, belum ada pembatasan impor sampai saat ini.

Namun, Rochim menegaskan pihaknya akan mematuhi Undang-undang no.3/2014 tentang perindustrian. Rochim mengutip pasal 32 yang menyebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah menjamin ketersediaan dan penyaluran sumber daya alam untuk industri dalam negeri.

“Seperti dalam undang-undang tersebut, ketersediaan bahan baku harus dijamin,” ujarnya, pekan lalu.

Data Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian 2015, luas areal tanaman tembakau virginia hanya 28.949 hektar, sementara produksinya 38.371 ton atau hanya 19,8 % dari total produksi tembakau nasional.

Baca Juga: Waspadai Ketergantungan Impor Bawang Putih dari China

Sementara itu, tembakau burley hanya memiliki luas areal tanam sebesar 997 Ha, produksinya hanya mencapai 1.417 ton, sedangkan petani lokal hanya mampu menghasilkan tembakau jenis semi oriental.

Peneliti Universitas Indonesia, Abdillah, mengutarakan bahwa tembakau virginia mendominasi impor tembakau yakni sebanyak 83% per tahunnya. Maka dari itu, ujarnya, pengembangan substitusi impor tembakau harus difokuskan pada tembakau virginia dibandingkan dengan tembakau oriental dan burley.

bsnws.

LEAVE A REPLY