Datang ke Jatim, Caketum Bagas Ingin The Next Unicorn dari HIPMI

0
682
Caketum Bagas Adhadirgha (berdiri) menyampaikan konsep dan visinya ke pengurus BPD HIPMI Jatim, di Surabaya, Senin (1/7/2019). istimewa

SURABAYA, Nawacita – BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur kedatangan Calon Ketua Umum BPP HIPMI Bagas Adadhirgha, Senin sore (1/7/2019). Dalam kesempatan tersebut pengusaha perawatan pesawat ini menyampaikan visi misi dan konsep HIPMI 4.0 di depan pengurus BPD HIPMI Jatim.

Pada kesempatan tersebut, terlihat Bagas ini sangat serius untuk menjadi orang nomer satu di HIPMI. Bahkan, dari beberapa konsep yang ditawarkan, Bagas tidak sekedar mau membesarkan HIPMI secara organisasi, tapi juga mengangkat seluruh anggota HIPMI di Indonesia untuk berhasil bersama-sama. “Saya punya mimpi besar, yaitu menghasilkan banyak unicorndari HIPMI,” terang Bagas dalam acara Sambung Rasa HIPMI Jatim yang juga dihadiri Hendi Setiono founder Franchise Kebab Baba Rafi.

Seperti diketahui, Unicorn adalah perusahaan rintisan atau start up yang memiliki valuasi aset sebesar US$ 1 miliar atau omset sekitar Rp 1,4 Triliun.

Menurut Bagas, tidak ada sesuatu cita-cita yang tidak mungkin bisa diraih. Untuk itu, inilah alasan dia maju caketum HIPMI. Agar tidak ada lagi anggota atau orang lain bertanya, apa sih manfaat masuk HIPMI. “Saya ingin membantu teman-teman mempersiapkan masa depan. Karena model bisnis sekarang sudah berubah. Sekarang adalah era dari Industri 4.0 yang cara dan strategi berbisnisnya berbeda dengan zaman sebelumnya,” papar Bagas yang juga sempat membuka rahasia, bahwa dirinya lahir dan menempuh sekolah dasar di Magetan Jawa Timur.

Baca Juga : Arti Nomer Urut Bagi Para Caketum HIPMI, Ada Yang Yakin Menang

Bagas yang kini menjabat sebagai Ketua Bidang Hubungan Internasional dan Pariwisata BPP HIPMI itu menegaskan, bahwa Bisnis sekarang harus bisa saling mengisi, mengangkat satu sama lain. Harus ada champion-champion di daerah masing-masing. Bagaimana caranya dengan tools HIPMI ini bisa menghadirkan beberapa the next unicornuntuk beberapa tahun ke depan. “Jadi kalau kita ditanya, programnya intinya apa? saya ingin menghasilkan banyak unicorn dari hipmi. Kita cari siapa nih teman-teman yang pantas jadi unicorn. Tapi kita kasih syarat harus mau membantu support ke bisnis milik anggota-anggota hipmi yang lain,” cetusnya.

 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bagas juga punya tiga konsep awal. Yakni konsep mentoring, dimana seorang pebisnis yang sudah berhasil memberikan pengalaman dan pengetahuan terhadap teman-teman yang masih merintis atau belajar. Konsep networking, memperkuat nilai bisnis pemula sampai mampu memenuhi jika ada follow up ke intevstor dalam dan luar negeri. Dan Konsep financing, dengan cara melakukan crowdfunding atau mengumpulkan dana untuk suatu bisnis dengan cara bersama-sama dan dengan deviden keuntungan yang bisa didapatkan bersama. “Inilah yang saya sebut sebagai HIPMI 4.0,” ujarnya.

Bagas tidak menepis bila sudah banyak teman-teman di HIPMI yang melakukan cara itu. Nantinya, teman-teman di HIPMI yang sudah melakukan cara model bisnis crowdfunding itu akan lebih dibesarkan lagi sampai menjadi skala unicorn dengan syarat harus membantu pengusaha-pengusaha di HIPMi lainnya. “Ini bukan sekedar visi misi saya semata, saya mencoba melakukan yang riil dan kongkrit untuk anggota HIPMI,” pungkas Caketum dengan nomer urut Satu ini.

 

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Jatim Mufti Anam menyambut baik konsep serta visi misi yang ditawarkan caketum Bagas Adadhirga. Mufti menilai, ada banyak pelajaran semangat dan strategi bisnis yang sudah dilakukan dengan baik oleh Caketum Bagas. Termasuk melakukan blue ocean strategy dalam berbisnis. “Dimana Caketum Bagas melakukan pekerjaan yang belum dilakukan orang lain. Dan beliau ini pandai menangkap peluang pasar, yang di Indonesia kompetitornya tidak banyak,” sebut Mufti.

Sebelum Bagas hadir di Jawa Timur, dua Caketum BPP HIPMI yang sudah hadir sebelumnya adalah Akbar H Buchari dan Mardani H Maming.

Disela acara Sambung Rasa dengan Caketum Bagas Adadhirgha itu, Ketum Mufti Anam sempat menghadiahkan sebuah pantun. Begini bunyinya :

 

Main-main ke bandara Juanda

Tidak disangka bertemu Bagas Adhadirgha

Pesawat aja dirawat penuh cinta

Apalagi HIPMI yang sudah seperti keluarga

 

(bdo)

 

LEAVE A REPLY