Kementerian PUPR Lelang 9 Proyek Bendungan

0
610
Kementerian PUPR Lelang 9 Proyek Bendungan.
Kementerian PUPR Lelang 9 Proyek Bendungan.

JAKARTA, Nawacita – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membuka lelang pembangunan 9 bendungan di paruh kedua 2019.

Kepala Pusat Bendungan Kementerian PUPR NI Made Sumiarsih mengatakan, lelang pembangunan bendungan baru tahun anggaran 2019 dibuka setelah lelang bendungan terakhir yang menggunakan tahun anggaran 2018 rampung. Untuk diketahui, proyek pembangunan bendungan terakhir yang menggunakan tahun anggaran 2018 adalah Bendungan Bulango Ulu.

“Ada beberapa bendungan lagi yang akan dilelang. Paling dekat Bendungan Tiu Suntuk di Nusa Tenggara Barat,” ujarnya, pekan lalu.

Baca Juga: Kementerian PUPR Segera Rekonstruksi Jembatan Kuning Palu

Bendungan Tiu Suntuk bakal dibangun dengan kapasitas tampungan air sebesar 56 juta meter kubik. Bendungan ini bakal menjadi sumber irigasi untuk 2.000 hektare lebih lahan pertanian di NTB.

Sebelumnya, Kementerian PUPR sedikitnya telah membangun empat bendungan di NTB, yaitu Bendungan Tanju, Bendungan Mila, dan Bendungan Bintang Bano, Bendungan Mila, dan Bendungan Meninting.

Selain Bendungan Tiu Suntuk, bendungan baru yang akan dilelang tahun ini adalah Bendungan Pelosika, Bendungan Riam Kiwa, dan Bendungan Mbay.

Untuk diketahui, lelang pembangunan 9 bendungan pada 2019 merupakan bagian dari program pembangunan 65 bendungan baru dan lanjutan yang dicanangkan sejak 2015. Biaya pembangunan 65 bendungan sebesar Rp82,5 triliun seluruhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga: PUPR Godok Skema KPR bagi Generasi Milenial

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebelumnya mengatakan bahwa hingga 2023 pihaknya bakal melanjutkan pembangunan 36 bendungan lanjutan yang belum selesai. Konstruksi 36 bendungan ini akan rampung dalam periode 2020–2023 atau rata-rata sembilan bendungan per tahun.

“Kami usulkan tidak ada pembangunan bendungan baru di 2020 karena  pengalaman tahun keempat kami agak tertatih disibukkan dengan tahun politik. Pembangunan bendungan baru kami mulai lagi pada 2021 sambil menyelesaikan 36 bendungan [lanjutan],” jelasnya.

Dia menambahkan, mulai 2021 hingga 2023, Kementerian PUPR bakal membangun 15 bendungan baru atau 5 bendungan per tahun sambil menyelesaikan. Sementara itu, hingga akhir 2019, sebanyak 15 bendungan baru dijadwalkan rampung, menyusul 14 bendungan yang sebelumnya sudah tuntas dibangun.

Kelima belas bendungan yang akan selesai tahun ini yaitu Bendungan Gongseng, Karalloe, Tapin, Passeloreng, Bintang Bano, Way Sekampung, dan Ladongi. Kemudian Bendungan Napun Gete, Ciawi, Sukamahi, Karian, Keureuto, Gondang, Marangkayu, dan Kuningan.

bsnws.

LEAVE A REPLY