Mudik Lebaran Kantor PDIP Jadi Terminal Dadakan

0
394
Kantor PDIP Lenteng Agung Jadi 'Terminal Dadakan' Mudik Lebaran.
Kantor PDIP Lenteng Agung Jadi 'Terminal Dadakan' Mudik Lebaran.

JAKARTA, Nawacita – Pemandangan tak biasa terjadi di Kantor DPP PDI Perjuangan (PDIP), Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Ya, kantor partai berlogo banteng moncong putih itu seolah menjadi ‘terminal dadakan.’

Pasalnya, 214 bus parkir di sepanjang jalan dan lapangan kosong di wilayah itu bersama ribuan warga peserta mudik gratis Lebaran 2019 yang disediakan PDI Perjuangan.

“Di kantor PDI Perjuangan ini menjadi terminal dadakan untuk mudik lebaran,” kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Jakarta, yang melepas rombongan pemudik itu, Minggu (2/6/2019).

Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota Negara di Sebut PDIP Dapat Memperkuat Posisi Geopolitik Indonesia

214 bus memenuhi jalanan ke arah Jalan Margonda, pusat kota Depok. Lalu Jalan Raya Pasar Minggu menuju Jakarta. Bus-bus itu akan membawa 11 ribu lebih warga yang akan mudik ke sejumlah kota di Pulau Jawa, Lampung, Padang di Sumatera Barat, hingga ke Medan di Provinsi Sumatera Utara.

Di halaman kantor partai, sebuah tenda besar disediakan untuk warga yang antri masuk ke dalam bus. Pengeras suara berkali-kali mengumumkan bus yang akan berangkat sekaligus memanggil warga yang masih belum naik ke atas bus.

Baca Juga: Tiga Caleg PDIP Perjuangan Kompak Gelar Baksos Ajak Warga Surabaya Hidup Sehat

Kepala Sekretariat DPP PDI Perjuangan, Irvansyah, menyatakan jalan raya menuju Jakarta sempat ditutup di pagi hari, saat kedatangan warga peserta Lebaran itu memuncak. Namun berangsur siang hari, warga diatur rapi masuk ke dalam bus. Akhirnya sekitar pukul 08.00 WIB, mayoritas sudah berada di dalam bus dan jalanan pun kembali dibuka umum.

“Jalanannya sistem buka tutup,” kata Irvansyah.

Hasto Kristiyanto mengatakan para pemudik tak dipungut biaya sama sekali. Semua dilayani dengan syarat membawa KTP dan kartu keluarga (KK). Semua warga dilayani, bukan hanya warga simpatisan PDIP semata.

“Selama membutuhkan sarana mudik dan mendaftar tepat waktu, seat masih tersedia, maka kami layani. Pendaftaran kami buka, dan 2 hari langsung full 12 ribuan. 1142 lewat kereta, dan sisanya lewat bus,” ujar Hasto.

“Para pemudik dilayani hingga ke Banyuwangi di Jawa Timur,” imbuhnya.

Mudik kali ini adalah tahun ke-16 berturut-turut dilakukan oleh PDI Perjuangan sejak dimulai pada tahun 2003 lalu.

oknws.

LEAVE A REPLY